7 Daerah Tersepi di Sragen, Jawa Tengah, Tempat yang Menghibur Hati Introvert Dengan Kedamaian
Sragen--
Kecamatan Sumberlawang: Terpencil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah
Kecamatan Sumberlawang juga termasuk dalam kategori kecamatan tersepi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Berada di posisi keempat, kecamatan ini memiliki wilayah yang terisolasi di Kabupaten Sragen. Selain itu, di Kecamatan Sumberlawang terdapat beberapa destinasi wisata menarik, seperti Gunung Kemukus dan Waduk Kedung Ombo.
Meskipun memiliki potensi wisata yang menarik, kepadatan penduduk di kecamatan ini relatif rendah dengan jumlah sekitar 589 jiwa per kilometer persegi.
Kecamatan Miri: Terpencil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah
Kecamatan Miri juga termasuk kecamatan tersepi yang ada di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Berada di posisi kelima, kecamatan ini memiliki wilayah yang terpencil di Kabupaten Sragen.
Letaknya berada di sebelah barat ibu kota Kabupaten Sragen, menambah kesan terpencilnya kecamatan ini.
Dengan jumlah penduduk sekitar 605 jiwa per kilometer persegi, kepadatan penduduk di Kecamatan Miri juga termasuk rendah.
Kecamatan Sukodono: Terpencil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah
Kecamatan Sukodono menduduki posisi keenam sebagai kecamatan tersepi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Seperti kecamatan-kecamatan lainnya, Sukodono juga memiliki wilayah yang terpencil di Kabupaten Sragen.
Dengan kepadatan penduduk sekitar 661 jiwa per kilometer persegi, kecamatan ini memiliki tingkat kepadatan yang relatif rendah.
Kecamatan Mondokan: Terpencil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah
Kecamatan Mondokan merupakan salah satu kecamatan tersepi yang ada di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Berada di posisi ketujuh, kecamatan ini memiliki wilayah yang terpencil di Kabupaten Sragen.
Meskipun demikian, kecamatan ini memiliki jumlah penduduk sekitar 688 jiwa per kilometer persegi, menunjukkan sedikit peningkatan kepadatan penduduk dibandingkan kecamatan-kecamatan lainnya di daerah tersepi Kabupaten Sragen.
Jumlah penduduk Kecamatan Jenar sendiri mencapai sekitar 422 jiwa per kilometer persegi.***
