BMW M CEO konfirmasi M3 generasi berikutnya akan tetap menggunakan mesin bensin twin-turbo 3.0 liter dengan teknologi M Ignite, opsi transmisi manual, dan tanpa sistem plug-in hybrid.
BMW M3 generasi berikutnya dipastikan tidak akan sepenuhnya beralih ke tenaga listrik.
Kepala BMW M, Frank Van Meel, mengonfirmasi bahwa model performa tinggi ini akan tetap ditawarkan dengan mesin pembakaran internal.
>>> Sinergi Tekiro dan ITS: Servis Gratis Kendaraan & Pelatihan untuk Teknisi Muda
Mesin Baru, Semangat Lama
Van Meel mengungkapkan bahwa M3 anyar akan menggunakan mesin M Ignite yang akan debut pada M3 dan M4 saat ini bulan depan.
Mesin twin-turbo 3.0 liter enam silinder segaris ini sudah memenuhi standar emisi Euro 7.
Teknologi M Ignite membuat mesin lebih bersih dan efisien tanpa mengorbankan tenaga. Mesin yang sama juga akan hadir di M2 pada Agustus mendatang.
>>> Ofero Tampilkan Monster Evo dan Carria 1 Di Jakarta Fair 2026
Van Meel menegaskan bahwa mesin ini tidak akan menggunakan teknologi hybrid. "Kami berpegang pada prinsip pembakaran sempurna," ujarnya kepada PistonHeads.
Meski demikian, versi bensin dari M3 baru akan dilengkapi mild hybrid. Namun, tidak seperti M5, M3 ini tidak akan menjadi plug-in hybrid.
Keputusan ini disambut baik karena M5 yang hybrid plug-in mengalami penambahan bobot signifikan akibat baterai 22,1 kWh.
>>> Nissan Frontier 2027 Hadir dengan Sport Edition, Harga Naik Rp5 Juta
Soal transmisi, Van Meel memberi sinyal bahwa opsi manual masih mungkin tersedia. "Kami ingin memberikan sensasi berkendara," katanya.
Mobil bensin ini diperkirakan meluncur pada 2028, sekitar setahun setelah varian listrik. Menariknya, versi EV mungkin tidak disebut i3 M, agar publik tetap menganggapnya sebagai M3 sejati.
Van Meel juga menyebut bahwa varian listrik tidak hanya lebih cepat dalam akselerasi lurus, tetapi juga lebih kencang di lintasan.
>>> Honda Acty Kei Truck 1994 Dijual, Punya Ban Balap tapi Cuma Lari 55 MPH
Selain M3, ia mengaku sedang "memimpikan" penerus M1 dan mengatakan model produksi "sangat mungkin" terwujud jika kapasitas produksi memadai.
