Ferrari Luce seharga $636.000 disebut sebagai tiket untuk mendapatkan alokasi model langka Ferrari. Strategi ini mirip dengan Rolex dan Hermes.
Ferrari Luce, mobil listrik perdana pabrikan asal Italia, disebut-sebut bukan sekadar kendaraan ramah lingkungan.
Menurut laporan Bloomberg, beberapa kolektor dan investor mengaku mendapat sinyal bahwa membeli Luce bisa memperkuat hubungan dengan Ferrari.
>>> BMW Buka Pemesanan i3 First Edition dengan Tenaga 463 HP
Mobil seharga €550.000 atau sekitar $636.000 itu dianggap sebagai batu loncatan untuk mendapatkan alokasi model-model yang lebih eksklusif.
Strategi Loyalitas ala Rolex
Ferrari telah lama menghargai pelanggan setia dengan akses ke kendaraan paling eksklusif, seperti LaFerrari Aperta.
Praktik ini mirip dengan Rolex yang memberikan prioritas kepada pembeli reguler untuk mendapatkan jam tangan langka seperti Daytona baja.
Hermes juga menggunakan pendekatan serupa dengan tas Birkin.
>>> Toyota GR Sienna: Minivan Keluarga Berubah Jadi Sporty Berkat Render
Bedanya, Luce sendiri menjadi alat untuk naik peringkat, bukan barang incaran utama.
Ferrari membantah mendorong pembelian hanya untuk meningkatkan peringkat alokasi.
Perusahaan menyatakan pelanggan harus memilih kendaraan berdasarkan selera, bukan keuntungan di masa depan.
>>> Kamera Plat Nomor Kini Bisa Lacak Mobil Lewat AirPods hingga Anjing
Namun, sinyal dari dealer tetap diterima oleh para kolektor.
Seorang pembeli mengklaim Ferrari menekankan bahwa mengambil Luce penting jika ia ingin tetap menjadi klien prioritas.
Paul Welch, pendiri platform aset mewah MillionPlus, mengatakan banyak orang membenci desain Luce yang dianggap jelek.
“Beberapa orang berpikir untuk membelinya hanya demi akses ke mobil masa depan dan naik ke daftar tunggu,” ujarnya.
>>> GM Pasang 50 Robot di Pabrik yang Baru PHK 1.000 Pekerja
Risiko tetap ada. Jika pembeli tidak mendapatkan alokasi setelah membeli Luce, mobil itu bisa menjadi investasi yang mengecewakan.
