otomotif1.com

Subaru Naikkan Harga Garansi Diperpanjang hingga 16 Persen, Salahkan Biaya Perbaikan

Subaru Naikkan Harga Garansi Diperpanjang hingga 16 Persen, Salahkan Biaya Perbaikan
Ilustrasi garansi Subaru dan kenaikan harga

Subaru akan menaikkan harga garansi diperpanjang hingga 16 persen mulai Agustus. Kenaikan ini dipicu oleh biaya tenaga kerja, suku cadang, dan klaim perbaikan yang diwajibkan negara bagian AS.

Ukuran teks

Subaru akan menaikkan harga garansi diperpanjang untuk kendaraan barunya mulai 1 Agustus. Kenaikan mencapai 16 persen atau hingga 182 dolar AS tergantung model.

Kenaikan ini diumumkan melalui dealer bulletin untuk program Subaru Added Security.

>>> Lexus RX: SUV Mewah dengan Keandalan Toyota dan Kenyamanan Ala Jerman

Pabrikan asal Jepang itu menyebut dua faktor utama: biaya tenaga kerja dan suku cadang yang lebih tinggi, serta mandat negara bagian AS yang mewajibkan penggantian klaim perbaikan di atas pedoman garansi Subaru.

Dua Jenis Paket Garansi

Subaru menawarkan dua versi garansi: Classic Plan dan Gold Plus Plan. Classic Plan mencakup mesin, transmisi, dan sistem all-wheel-drive hingga 10 tahun atau 100.000 mil.

Gold Plus Plan memperluas cakupan ke rem, sistem kelistrikan, suspensi, AC, dan kemudi. Kenaikan harga bervariasi tergantung model kendaraan.

in2

>>> Lynk & Co 07 GT Wagon Mulai Dipesan, Harga Mulai Rp 268 Jutaan

Mulai Agustus, model BRZ, Impreza, Forester, dan Outback mengalami kenaikan minimal 88 dolar AS atau rata-rata 8,3 persen.

Sementara itu, model Uncharted, Solterra, dan Trailseeker naik 9,3 persen atau 50 dolar AS.

>>> 10 Motor ADV Terbaik yang Unggul di Segala Medan

Kenaikan tertinggi sebesar 16 persen atau 182 dolar AS berlaku untuk Ascent, WRX, Crosstrek Hybrid, dan Forester Hybrid.

Di tengah harga mobil baru AS yang masih mendekati 50.000 dolar AS, setiap biaya tambahan dapat menekan penjualan atau anggaran rumah tangga.

Kenaikan harga ini juga berpotensi mendorong konsumen beralih ke mobil bekas.

>>> 2026 Kia Sportage Hybrid: SUV Premium dengan Harga Terjangkau

Namun, harga mobil bekas juga masih tinggi akibat pandemi COVID-19 yang membatasi produksi global dan krisis semikonduktor yang memperketat pasokan.

Update Terbaru

Lihat semua