otomotif1.com

BMW dan Toyota Uji Bahan Bakar Terbarukan dari Minyak Goreng Bekas di Spanyol

BMW dan Toyota Uji Bahan Bakar Terbarukan dari Minyak Goreng Bekas di Spanyol
Mobil BMW dan Toyota di stasiun pengisian bahan bakar terbarukan di Spanyol

BMW dan Toyota memulai uji coba bensin terbarukan dari minyak goreng bekas di Spanyol. Proyek enam bulan ini bertujuan membuktikan bahwa bahan bakar nabati dapat mengurangi emisi tanpa modifikasi mesin.

Ukuran teks

BMW dan Toyota meluncurkan uji coba bensin terbarukan di Spanyol selama enam bulan.

Proyek ini melibatkan sekitar 20 kendaraan BMW dan Toyota yang akan menggunakan bahan bakar Nexa 95 dari Repsol.

>>> 2026 Toyota Camry XLE Hybrid: Kemewahan dan 50 MPG dalam Satu Paket

Bahan bakar tersebut diproduksi dari minyak goreng bekas, limbah pertanian, dan residu organik lainnya.

Secara kimia, bahan bakar ini mirip dengan bensin konvensional dan dapat digunakan pada mesin yang ada tanpa modifikasi.

Meskipun tetap menghasilkan CO₂ dari knalpot, pendukungnya mengklaim jejak karbon keseluruhan lebih rendah. Karbon berasal dari sumber hayati yang baru, bukan dari fosil yang terkubur selama jutaan tahun.

in2

>>> Harley-Davidson Low Rider S: Evolusi Tahun ke Tahun yang Semakin Matang

Tiga Tujuan Utama Uji Coba

Proyek ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, membuktikan bahwa bensin terbarukan dapat disuplai melalui stasiun bahan bakar umum yang sudah ada.

Kedua, memvalidasi sistem sertifikasi digital Bosch yang disebut "Digital Fuel Twin".

Sistem ini melacak penggunaan bahan bakar di seluruh rantai pasokan dan memverifikasi bahwa setiap kendaraan menggunakan bahan bakar terbarukan bersertifikat.

Ketiga, menunjukkan bahwa kendaraan bensin saat ini dapat langsung beroperasi dengan bahan bakar terbarukan tanpa modifikasi mekanis atau infrastruktur baru.

>>> Honda Buka Koleksi Pribadi, 19 Mobil Klasik Dilelang untuk Amal

Spanyol dipilih karena Repsol sudah memiliki jaringan publik yang menawarkan bensin terbarukan 100 persen.

Waktu uji coba ini juga strategis karena Uni Eropa berkomitmen mengakhiri penjualan mobil bermesin pembakaran baru pada 2035.

BMW dan Toyota berpendapat bahwa Eropa tidak boleh hanya mengandalkan kendaraan listrik.

>>> Freelander 8 Tinggalkan Kesan Interior Murah, Kini Mewah dan Teknologi

Mereka akan membagikan data uji coba kepada pembuat kebijakan Eropa untuk mendorong regulasi yang mengakui kendaraan berbahan bakar terbarukan.

Update Terbaru

Lihat semua