Cadillac memperkenalkan XT5 PHEV di China dengan sistem hybrid plug-in dual-motor, baterai 5C, dan fitur semi-autonomous canggih. Pasar AS masih menunggu generasi kedua.
Cadillac resmi memperkenalkan varian plug-in hybrid (PHEV) dari XT5 di China. Langkah ini dilakukan saat pasar Amerika Serikat masih menunggu kehadiran generasi kedua XT5.
Model ini mengusung sistem hybrid plug-in dual-motor dengan baterai lithium berkapasitas 5C.
>>> Harga Mobil Bekas Melonjak, Elantra Naik 56% dan Camry 50%
Informasi dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China mengungkap mesin bensin 148 hp (110 kW / 150 PS) dan dua motor listrik.
Motor listrik depan memiliki output puncak 215 hp (160 kW / 218 PS), sedangkan motor belakang 148 hp (110 kW / 150 PS).
Kombinasi ini mengindikasikan XT5 PHEV bisa berfungsi sebagai model range-extended.
>>> Jeep Grand Cherokee 2027 Hadirkan Trim Upland Bergaya Trailhawk dengan Harga Lebih Terjangkau
Desain dan Teknologi
Secara eksterior, XT5 PHEV mendapat pembaruan pada bagian depan dengan gril revisi yang memiliki aksen menyala.
Desain ini mirip dengan Optiq, Lyriq, dan Vistiq, serta dilengkapi intake bawah dengan active shutter.
Velg aerodinamis dan sistem pengereman dengan kaliper merah menambah kesan sporty. Bagian belakang juga diperbarui tanpa lubang knalpot, menandakan status elektrifikasinya.
Fitur paling menonjol adalah sensor Lidar di atap, kamera samping, dan lampu berwarna pirus. Ini mendukung sistem semi-autonomous driving canggih menggunakan Momenta R7 World Model.
>>> Louis Vuitton dan Singer Kolaborasi Bikin Dua Porsche 911 Khusus
Sistem ini memungkinkan navigasi mulus di jalan perkotaan, menangani situasi seperti kendaraan memotong, bundaran, penyeberangan pejalan kaki, dan perubahan jalur.
Teknologi serupa sudah ada pada Buick di China dengan nama Xiao Yao Zhi Xing.
Cadillac menyatakan XT5 PHEV menawarkan pengalaman berkendara yang lebih percaya diri, intuitif, dan meyakinkan, disesuaikan dengan kondisi jalan China yang dinamis.
>>> Mazda Miata Ini Bisa Jadi Ferrari Palsu Terbaik yang Layak Dimiliki
Sistem ini diklaim mampu memahami, memprediksi, dan merespons secara alami dalam skenario kompleks.
