otomotif1.com

Mobil Bekas di Bawah Rp 240 Juta Makin Langka, Stok Anjlok 20 Persen

Mobil Bekas di Bawah Rp 240 Juta Makin Langka, Stok Anjlok 20 Persen
Mobil Bekas di Bawah Rp 240 Juta Makin Langka, Stok Anjlok 20 Persen

Pasokan mobil bekas di bawah US$ 15.000 turun 20 persen dalam setahun. Harga rata-rata kendaraan bekas kini menembus US$ 27.028.

Ukuran teks

Memburu mobil bekas dengan anggaran terbatas kini semakin sulit. Pasokan kendaraan bekas di bawah US$ 15.000 menyusut drastis.

Data Cox Automotive menunjukkan stok mobil bekas murah hanya bertahan 32,2 hari pada Juli 2026. Angka ini jauh lebih rendah dibanding rata-rata industri.

>>> Maneuver PIT Polisi Saat Kejar 130 mph Lukai Pasangan Lansia

Total inventaris kendaraan bekas di dealer Amerika Serikat mencapai 2,15 juta unit, setara 46 hari pasokan. Jumlah ini naik tipis 0,8 persen dari tahun lalu.

Meski naik, pasokan masih di bawah level Juli 2023 dan Juli 2024. Bahkan, jauh dari 2,4 juta unit yang tercatat pada Juli 2022.

>>> Cruiser India Ini Hadir dengan Kemewahan ala Amerika

Harga Rata-rata Terus Naik

Harga rata-rata mobil bekas kini mencapai US$ 27.028, naik 6 persen dibanding tahun lalu. Ini bulan kedua berturut-turut harga berada di atas US$ 27.000.

Kenaikan harga paling tajam terjadi pada kendaraan berusia 15 tahun ke atas, melonjak 13,9 persen. Sementara mobil di bawah 5 tahun hanya naik 3 persen.

>>> 11 Orang Berdesakan di Nissan Pathfinder, Pengemudi di Kanada Kena 10 Dakwaan

Penjualan mobil bersertifikat (CPO) juga membaik, naik 6,6 persen dari Juni ke 223.676 unit. Namun, secara tahunan hampir tidak berubah.

CPO menyumbang 15,5 persen dari total penjualan ritel bekas, naik tipis dari 15,1 persen pada Juni.

>>> Mercedes W111 Coupe Restomod Kugel Werks: Bodi Era 60-an, Mesin AMG C63 S

Sepanjang tahun ini, penjualan CPO masih tertinggal 1,8 persen.

Update Terbaru

Lihat semua