Lexus IS 500 hadir sebagai sedan sport V-8 terakhir yang menggabungkan performa tinggi dengan keandalan legendaris Jepang, menjadi alternatif menarik dibandingkan rival Jerman.
Pasar sedan sport modern semakin sempit, dengan hanya sedikit pilihan yang tersisa.
Merek Jerman seperti Audi S4 dan BMW M340i menawarkan performa dan teknologi mumpuni, namun biaya kepemilikan jangka panjang seringkali tinggi.
Di sisi lain, sedan sport Jepang mengutamakan keandalan, tetapi kerap mengorbankan sensasi berkendara.
Namun, ada satu model yang menjadi pengecualian: Lexus IS 500.
Mobil ini menggabungkan mesin V-8 bertenaga, penggerak roda belakang, dan ketahanan khas Lexus, menjadikannya pilihan langka di segmennya.
Perbandingan dengan Audi S4
Audi S4 memang unggul dalam hal penyempurnaan, torsi turbo, all-wheel drive, dan interior premium. Namun, mesin 3.0-liter V-6 turbo EA839 buatannya memiliki beberapa kelemahan.
Masalah umum termasuk pompa air, saluran turbo, dan kegagalan sistem pendingin yang bisa memakan biaya perbaikan antara $1.400 hingga $6.000.
Sebaliknya, Lexus IS 500 mengusung mesin 5.0-liter V-8 2UR-GSE yang dikembangkan bersama Yamaha.
Mesin ini menghasilkan 472 tenaga kuda dan torsi 395 lb-ft, dengan putaran mesin hingga 7.300 rpm.
Teknologi canggih seperti kepala silinder desain Yamaha dengan katup intake titanium, injeksi ganda D-4S, dan VVT-i ganda membuatnya andal.
Dari segi performa, IS 500 mampu berakselerasi 0-60 mph dalam 4,3 detik, sedikit lebih cepat dari Audi S4 yang mencatat 4,4 detik.
Meski tanpa turbo dan AWD, Lexus unggul dalam tenaga murni.
Konstruksi Kokoh dan Pengalaman Berkendara
Transmisi otomatis delapan percepatan Aisin yang digunakan IS 500 terkenal kuat dan tahan lama.
Meski tidak seekstrem kopling ganda, transmisi ini lebih mudah dirawat dan mampu bertahan hingga ratusan ribu mil.
Jika menginginkan respons lebih cepat, pemilik bisa melakukan penyetelan aftermarket hanya dengan kabel OBD-II dan laptop.
Pengalaman berkendara IS 500 sangat memuaskan. Kabinnya senyap, suspensi adaptif membuat perjalanan nyaman, dan kualitas bangunan Lexus tak tertandingi di kelas harga ini.
Suara V-8 dari knalpot belakang dan suara hisapan udara depan memberikan sensasi yang memabukkan.
Satu-satunya kompromi adalah konsumsi bahan bakar yang boros, namun hal itu wajar untuk mesin V-8 berperforma tinggi.
Dengan harga baru sekitar $61.000 hingga $67.000, IS 500 kini bisa didapatkan di pasar bekas dengan harga rata-rata $56.890.
Contoh termurah ditemukan sekitar $40.000 untuk model 2023 dengan jarak tempuh 36.000 mil.
Lexus IS 500 adalah salah satu sedan sport analog terakhir yang masih diproduksi.
Bagi mereka yang mendambakan karakter V-8 klasik tanpa mengorbankan keandalan, IS 500 adalah pilihan paling menarik saat ini.
