Hino perkenalkan Digital PDI dan perkuat standarisasi karoseri agar setiap kendaraan andal, aman, dan siap mendukung operasional bisnis pelanggan.
Otomotif1.com, Tangerang, 6 Agustus 2026 l – Kualitas kendaraan niaga tidak hanya ditentukan oleh teknologi sasisnya, melainkan juga proses pemeriksaan sebelum diserahkan serta kualitas pembangunan bodinya. Menyadari hal itu, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menggelar panel diskusi bertajuk “Accelerating Quality & Safety: Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Hino untuk Transportasi Indonesia” di GIIAS 2026.
Heri Komala, Bodymaker Department Head HMSI, menjelaskan,
“Pelanggan mempercayakan bisnisnya kepada Hino. Karena itu, kami harus memastikan setiap kendaraan yang diterima benar-benar memenuhi standar kualitas dan keselamatan. Melalui digitalisasi proses inspeksi dan standarisasi bersama karoseri, kami ingin memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa setiap kendaraan Hino telah melalui proses yang terukur, terdokumentasi, dan sesuai standar.”

Digitalisasi PDI: Inspeksi Lebih Akurat, Transparan, dan Mudah Dilacak
Salah satu inovasi utama adalah penerapan Digital Pre Delivery Inspection (Digital PDI), yaitu sistem pemeriksaan kendaraan berbasis perangkat digital yang menggantikan cara pencatatan manual. Seluruh hasil pemeriksaan kini terdokumentasi secara digital, tersimpan aman di sistem berbasis awan, dan menggunakan daftar periksa yang selalu diperbarui mengikuti perkembangan teknologi kendaraan Hino.
Keunggulannya terasa nyata: proses menjadi lebih praktis, temuan lebih akurat, riwayat mudah ditelusuri kapan saja, dan pengendalian kualitas menjadi lebih transparan serta konsisten. Mitra karoseri yang telah menerapkannya antara lain PT Mitratoyotaka Indonesia, sementara PT Adiputro Wirasejati tengah mempersiapkan implementasinya.
Standarisasi Karoseri: Setiap Bodi Dibangun Sesuai Standar Hino

Hino juga memperkuat Bodymaker Standardization Program yang mengacu pada Body Mounting Manual (BMM), yaitu pedoman teknis resmi pembangunan bodi kendaraan yang disesuaikan dengan spesifikasi sasis Hino. Standar ini mengatur tata cara pemasangan bodi, pembagian beban, hingga aspek keselamatan agar kualitas setiap unit konsisten dan tepat guna.
Melalui pembinaan, peninjauan berkala, dan sertifikasi kepada mitra karoseri, Hino memastikan kendaraan yang sampai ke pelanggan dibangun dengan standar yang terukur.
Dody Pramono, Truck & Bus Bodymaker HMSI, menyampaikan: “Body Mounting Manual menjadi acuan kami bersama mitra karoseri untuk memastikan setiap kendaraan dibangun sesuai standar Hino. Dengan kualitas yang terjaga secara konsisten, pelanggan dapat mengoperasikan kendaraannya dengan lebih aman, andal, dan produktif.”
Dengan dukungan proses inspeksi digital dan standar pembuatan bodi yang seragam, pelanggan menerima kendaraan yang tidak hanya tangguh, tetapi juga terjamin keamanannya, awet dipakai, dan siap mendukung kelancaran bisnis jangka panjang. (*) [sny]
