otomotif1.com

Nokia Gantikan VW di Euro Stoxx 50, Tapi Masalah Utama VW Bukan Itu

Pabrik Volkswagen dengan lini produksi mobil
Nokia Gantikan VW di Euro Stoxx 50, Tapi Masalah Utama VW Bukan Itu

Volkswagen akan kehilangan posisinya di indeks Euro Stoxx 50, digantikan Nokia. Namun, masalah terbesar VW adalah rencana restrukturisasi yang bisa memangkas hingga 100.000 pekerjaan.

Ukuran teks

Volkswagen (VW) akan dikeluarkan dari indeks saham acuan Eropa, Euro Stoxx 50, pada akhir bulan ini. Posisi VW akan digantikan oleh Nokia, perusahaan teknologi asal Finlandia.

Kabar ini menjadi pukulan simbolis bagi VW di tengah krisis pabrik yang sedang dihadapi. Namun, kehilangan tempat di indeks saham bukanlah masalah terbesar bagi raksasa otomotif Jerman tersebut.

Rencana Restrukturisasi VW yang Kontroversial

Manajemen VW dilaporkan akan menghadapi voting penting pada 4 September terkait rencana restrukturisasi. Jika kalah, manajemen bisa membawa rencana tersebut langsung ke hadapan para pemegang saham.

Sebelumnya, proposal restrukturisasi gagal di dewan pengawas VW pada Juli lalu.

Penolakan datang dari 10 perwakilan karyawan dan negara bagian Lower Saxony yang menguasai 20 persen hak suara VW.

Menurut laporan Automobilwoche, jika kalah lagi, manajemen dapat memanggil rapat umum luar biasa untuk meminta persetujuan pemegang saham.

Seorang perwakilan karyawan mengatakan, "Kalau itu terjadi, situasi akan semakin memanas."

Rencana tersebut mencakup penutupan empat pabrik di Jerman dalam dekade berikutnya.

Pabrik Emden dan Zwickau dilaporkan akan ditutup pada 2031, Hanover pada 2032, dan fasilitas Audi di Neckarsulm pada 2034.

Keempat pabrik itu saat ini mempekerjakan puluhan ribu karyawan. Namun, keinginan untuk menutup pabrik tidak semudah mendapat izin untuk melakukannya.

Selain penutupan pabrik, VW juga berencana memangkas kapasitas produksi tahunan dari 12 juta kendaraan menjadi 9 juta. Jumlah varian model juga akan dikurangi.

CEO Oliver Blume dilaporkan telah memberi tahu karyawan pada Agustus bahwa 25.000 posisi tambahan harus dihilangkan di Jerman.

Sebelumnya, VW sudah setuju untuk menghilangkan 50.000 pekerjaan di Volkswagen, Audi, dan Porsche.

Jika ditambah 25.000 pekerjaan di luar negeri, total PHK bisa mencapai 100.000 orang.

Tekanan datang dari lemahnya pasar China, persaingan ketat dari merek China di Eropa, dan tarif AS.

Sementara VW berdebat internal tentang seberapa besar harus mengecil, bursa saham Eropa telah melakukan penyesuaian. VW akan dikeluarkan dari Euro Stoxx 50 pada 21 September, digantikan Nokia.

Dengan keluarnya VW, hanya BMW, Mercedes-Benz, dan Ferrari yang tersisa sebagai produsen mobil di indeks tersebut.

Saham VW memang sedang tertekan akibat masalah restrukturisasi, transisi ke kendaraan listrik, dan persaingan ketat dari China.

Meski kehilangan posisi di indeks bukan masalah terbesar VW, hal itu tetap menjadi pukulan simbolis. Stellantis juga mengalami nasib serupa tahun lalu.

Update Terbaru

Lihat semua