otomotif1.com

Aito Owners Rebadge Mobil dengan Logo DFSK Usai 'Perceraian' Huawei-Seres

Mobil Aito M7 dengan logo DFSK sebagai bentuk protes pemilik di China
Aito Owners Rebadge Mobil dengan Logo DFSK Usai 'Perceraian' Huawei-Seres Pexels

Pemilik Aito di China ramai-ramai mengganti logo mobil mereka dengan DFSK sebagai bentuk solidaritas dan kekecewaan usai Huawei menarik diri dari Aito.

Ukuran teks

Pemilik mobil Aito di China mengekspresikan kekecewaan mereka dengan cara yang unik dan penuh sindiran.

Mereka ramai-ramai mengganti logo Aito di kendaraan mereka dengan logo DFSK, merek mobil listrik murah dan van yang awalnya dibentuk sebagai perusahaan patungan antara Dongfeng dan Seres Auto.

Tren swadepresiasi ini viral di Weibo, platform media sosial besar di China.

Para pemilik Aito dilaporkan mengganti logo mobil mereka dengan logo DFSK sambil mengeluhkan jatuhnya status Aito dari 'putra mahkota HIMA' menjadi 'rakyat jelata Dongfeng'.

Kekecewaan Pemilik Aito

Seorang pemilik Aito M7 meluapkan keluhannya tepat setelah 'perpecahan' Huawei-Seres.

Karena raksasa teknologi itu tidak lagi terlibat aktif dalam pengembangan kendaraan, pemilik tersebut meragukan apakah Aito masih bisa mematok harga premium untuk produknya.

Pemilik yang tidak puas itu mengaku membayar lebih dari 300.000 yuan (44.800 USD) untuk M7 miliknya.

Menurutnya, harga tersebut tidak lagi sepadan dengan kemampuan dan dukungan Seres Auto.

Ia juga menyatakan kekhawatiran tentang kelangsungan hidup produsen mobil tersebut dalam jangka panjang, dan menyamakan masa depannya dengan Neta Auto.

Postingan pemilik itu diakhiri dengan harapan agar Seres dan Aito sukses, karena merek yang mati tidak akan bisa memberikan layanan purna jual dan akan mempercepat depresiasi nilai mobil.

Postingan tersebut mendapat perhatian besar di Weibo dan menjadi topik terpanas kedua di situs itu.

Gambar-gambar Aito M7 yang 'diturunkan gengsinya' juga muncul, dengan logo Seres Auto diganti dengan logo DFSK (Dong Feng Xiao Kang).

Karena Seres dan Aito bungkam soal pengaturan baru ini, humor dan kemarahan mungkin menjadi satu-satunya saluran bagi para pemilik.

Respons DFSK

Meski didirikan sebagai perusahaan patungan, DFSK kini menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Seres Auto.

Merek ini berspesialisasi dalam mobil listrik mikro, mobil penumpang murah, dan van mikro komersial.

DFSK juga sering dijadikan sasaran empuk oleh 'netizen' China saat mengkritik penanganan dan penyetelan sasis Aito.

Meski merek murah itu belum merespons tren tersebut, sebuah dealer DFSK dilaporkan menyatakan solidaritas dengan merek HIMA yang sedang bermasalah itu dengan memasang spanduk dan menyambut para pemiliknya.

Dealer tersebut memposisikan DFSK sebagai 'rumah orang tua' bagi Aito dan menyatakan akan selalu mendukung dan menyokong mobil serta pengemudinya.

Masa Depan Aito

Pemilik Aito M7 yang tidak puas itu kemungkinan tidak sendirian dalam keraguannya terhadap kemampuan Seres Auto.

Huawei membantu produsen mobil itu menghindari kebangkrutan, dan kepergiannya yang terbaru akan menurunkan kepercayaan pada masa depan Seres Auto.

Berdasarkan perjanjian sebelumnya, Seres mencapai lompatan besar dalam profitabilitas, bahkan saat Huawei dilaporkan mengambil potongan 50.000 yuan (7.500 USD) dari setiap kendaraan Aito yang terjual.

Masih harus dilihat apakah merek Aito yang kini mayoritas dimiliki Seres masih bisa mematok harga premium dibandingkan para pesaingnya.

Update Terbaru

Lihat semua