otomotif1.com

Nissan Kunci Strategi Hybrid di Amerika Utara, Rogue PHEV Disetop

Nissan Rogue Hybrid dengan teknologi e-Power di jalan raya
Nissan Kunci Strategi Hybrid di Amerika Utara, Rogue PHEV Disetop

Nissan menargetkan hybrid jadi powertrain utama di Amerika Utara pada 2030, menghentikan Rogue PHEV dan menyiapkan e-Power untuk Rogue, Kicks, serta Xterra V6 hybrid.

Ukuran teks

Nissan menegaskan bahwa teknologi hybrid akan menjadi tulang punggung portofolionya di Amerika Utara. Pabrikan Jepang itu bahkan memprediksi hybrid menjadi powertrain paling populer di pasar AS pada 2030.

Langkah ini diambil setelah Nissan resmi menghentikan produksi Rogue Plug-In Hybrid yang berbasis Mitsubishi Outlander. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Chairman Nissan Americas, Christian Meunier.

Meunier menyebut volume plug-in hybrid di AS telah merosot hampir nol. Ia menilai model itu bukan produk strategis, melainkan hanya jembatan menuju e-Power hybrid.

Nissan hanya berhasil menjual separuh dari 3.000 unit Rogue PHEV yang dipesan untuk pasar AS. Sisa unit diperkirakan terjual hingga akhir tahun.

e-Power Rogue Hybrid Jadi Andalan Baru

Nissan baru saja memperkenalkan Rogue Hybrid dengan teknologi e-Power di AS.

Ini menjadi kali pertama sistem hybrid self-charging Nissan tersedia di pasar Amerika setelah bertahun-tahun hadir di pasar internasional.

Rogue Hybrid mengandalkan mesin turbocharged tiga silinder 1.5 liter sebagai generator. Daya disalurkan ke baterai lithium-ion 1,67 kWh dan dua motor listrik yang menghasilkan 225 hp.

Nissan berencana mulai memproduksi model ini di AS pada 2028. Pada waktu yang hampir bersamaan, versi hybrid e-Power untuk Kicks juga akan diluncurkan.

Langkah ini menandai perubahan besar bagi Nissan yang selama ini dianggap lambat mengadopsi hybrid dibanding Toyota dan Hyundai.

Rogue Hybrid 2027 diharapkan mampu menutup ketertinggalan tersebut.

Xterra Hybrid V6 dan Platform Baru

Selain memperluas sistem e-Power ke beberapa model, Nissan mengonfirmasi pengembangan mesin V6 hybrid. Mesin ini disebut akan debut pada Xterra yang dihidupkan kembali.

Xterra hybrid diproyeksikan menjadi pesaing Ford Bronco.

Model ini akan dibangun di atas platform body-on-frame yang juga digunakan empat truk generasi baru yang diproduksi di AS.

Dengan strategi ini, Nissan menargetkan hybrid menjadi powertrain utama di Amerika Utara dan Amerika Latin pada 2030.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan arah perusahaan yang meninggalkan plug-in hybrid demi hybrid konvensional.

Update Terbaru

Lihat semua