otomotif1.com

CEO Flock: Belum Ada Polisi Dihentikan karena Penyalahgunaan Kamera

Ilustrasi kamera pengawas lalu lintas
CEO Flock: Belum Ada Polisi Dihentikan karena Penyalahgunaan Kamera

CEO Flock menegaskan perusahaan akan mengakhiri kontrak jika terjadi penyalahgunaan kamera, meski belum ada pelanggan kepolisian yang dihentikan hingga kini.

Ukuran teks

Flock, perusahaan yang menyediakan kamera pemantau untuk kepolisian, menegaskan pihaknya akan mengakhiri kontrak jika terjadi penyalahgunaan.

Namun, CEO Flock mengakui bahwa hingga saat ini belum ada pelanggan kepolisian yang benar-benar dihentikan karena alasan tersebut.

Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap penggunaan teknologi pengawasan oleh aparat penegak hukum.

Menurut CEO Flock, perusahaan memiliki kewenangan penuh untuk memutus kerja sama jika ditemukan bukti penyalahgunaan.

Meski demikian, ia tidak merinci kasus atau insiden spesifik yang pernah terjadi.

Flock dikenal sebagai penyedia kamera yang dapat membaca pelat nomor kendaraan dan digunakan oleh berbagai departemen kepolisian.

Teknologi ini menuai kritik dari kelompok advokasi privasi yang khawatir akan potensi pengawasan massal.

CEO Flock menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen pada penggunaan yang etis dan akan menindak pelanggaran kontrak.

Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai kontrak Flock yang diputus karena penyalahgunaan.

Pernyataan itu menegaskan bahwa Flock secara tegas akan mengakhiri kontrak jika terjadi penyalahgunaan, meski hingga kini belum ada pelanggan kepolisian yang benar-benar dihentikan.

Perusahaan menekankan komitmennya pada penggunaan yang etis dan menegaskan bahwa pelanggaran kontrak akan ditindak sesuai kewenangan yang dimiliki.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kontrak Flock yang diputus karena penyalahgunaan kamera.

Update Terbaru

Lihat semua