Chief engineer Corvette memilih tidak buru-buru kembali ke Nürburgring untuk menjawab rekor Ford Mustang GTD, dan kini mengarahkan target ke Pikes Peak.
Corvette memilih tidak terburu-buru kembali ke Nürburgring untuk menjawab catatan waktu Ford Mustang GTD.
Chief engineer Corvette justru mengalihkan perhatian ke target baru, yaitu Pikes Peak.
Fokus Baru Corvette
Keputusan ini menandai arah berbeda dari sekadar mengejar balasan atas rekor yang baru saja dicatat Ford Mustang GTD.
Alih-alih kembali ke lintasan Nürburgring, tim Corvette kini melihat Pikes Peak sebagai sasaran berikutnya.
Pendekatan tersebut menunjukkan prioritas yang tidak selalu bertumpu pada duel catatan waktu di sirkuit yang sama.
Dengan begitu, Corvette tidak terjebak dalam tekanan untuk segera merespons hasil yang diraih Ford.
Pilihan ini juga memberi ruang bagi Corvette untuk mengejar pencapaian di ajang yang berbeda.
Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai persiapan atau jadwal pasti terkait target di Pikes Peak.
Langkah ini memperlihatkan bahwa Corvette menilai Pikes Peak sebagai panggung yang layak untuk menunjukkan kemampuan teknis, bukan hanya balapan di sirkuit yang sama dengan Ford.
Dengan mengalihkan fokus, Corvette dapat mengembangkan pendekatan berbeda tanpa harus mengikuti tekanan catatan waktu yang baru saja dibuat Ford Mustang GTD.
Keputusan chief engineer Corvette ini juga menegaskan bahwa target Pikes Peak dianggap sebagai prioritas tersendiri, terpisah dari upaya menjawab rekor di Nürburgring.
Hingga berita ini ditulis, belum ada rincian resmi mengenai mobil, tim, atau waktu yang akan dipakai Corvette untuk mengejar target di Pikes Peak.
Yang jelas, arah baru ini membuat Corvette tidak serta-merta kembali ke Nürburgring hanya untuk membalas catatan waktu Ford.
