otomotif1.com

Svolt GWM Mulai Produksi Massal Baterai Semi-Solid 100 kWh, 500 Km dalam 12 Menit

Baterai semi-solid Svolt yang diproduksi massal untuk kendaraan listrik GWM
Chery Pamer Baterai Solid-State 400 Wh/kg dan Sel Cair 12C Pexels

Svolt, pemasok baterai GWM, memulai produksi massal baterai semi-solid 100 kWh berbasis sistem 900V. Baterai ini diklaim menambah 500 km jarak tempuh dalam 12 menit pengisian.

Ukuran teks

Svolt, pemasok baterai utama GWM, resmi memulai produksi massal baterai semi-solid berkapasitas 100 kWh.

Baterai yang juga disebut liquid-solid di China ini dibangun di atas sistem tegangan tinggi 900V dan mendukung pengisian 6C.

Dengan spesifikasi tersebut, baterai diklaim mampu menambah jarak tempuh 500 km hanya dalam 12 menit pengisian.

Unit pertama dari baterai hybrid semi-solid bernama "Dragon Armor" itu keluar dari lini produksi di Changzhou.

Informasi tersebut disampaikan pihak Svolt pada 26 Oktober, seperti dikutip CarNewsChina.

Teknologi dan Rencana Svolt

Svolt didirikan GWM pada 2012 sebagai anak perusahaan yang fokus pada produksi baterai kendaraan listrik.

Perusahaan itu menjadi independen pada 2018, tetapi tetap terhubung erat dengan GWM sebagai pemasok inti dan mitra strategis.

Menurut perwakilan Svolt, paket semi-solid dengan kimia ternary merupakan "jalur teknologi jangka panjang".

Baterai ini mengadopsi teknologi separator transfer-printing tingkat sel yang diklaim meningkatkan keamanan saat pengisian cepat.

Berkat pendinginan cair, baterai mendukung pengisian 6C yang memungkinkan penambahan jarak tempuh 500 km dalam 12 menit.

Svolt menyebut masa pakai teoretis baterai ini melewati 1 juta km karena mampu mencapai 3.000 siklus pengisian.

Baterai juga dilengkapi enam lapis perlindungan yang diklaim memberikan proteksi benturan tiga kali lipat dari standar pemerintah China.

Svolt pertama kali mengungkap rencana produksi massal baterai semi-solid pada Mei 2026.

Saat itu, perusahaan menargetkan batch pertama keluar pada September, sebelum akhirnya terealisasi pada Oktober.

Svolt juga menegaskan bahwa baterai solid-state murni masih jauh dari tahap produksi massal.

Hingga kini belum ada informasi kendaraan mana yang akan memakai baterai baru tersebut.

CarNewsChina memperkirakan Wey V8X BEV menjadi salah satu kandidat pertama, tetapi Ketua sekaligus CEO Svolt Yang Hongxin menyatakan detail lebih lanjut akan segera diumumkan.

Menurut China EV DataTracker, instalasi baterai Svolt pada Januari hingga September 2026 mencapai 11,27 GWh.

Rinciannya 4,23 GWh LFP dan 6,99 GWh ternary NMC, dengan pangsa pasar 2% di China.

Svolt menargetkan transisi penuh ke teknologi hybrid solid-liquid untuk sel baterai ternary pada akhir 2027.

Perusahaan juga berencana meluncurkan teknologi hybrid solid-liquid generasi ketiga pada 2028.

Update Terbaru

Lihat semua