James May menjual Triumph Stag MKII 3.0 V8 yang ia kemudikan di episode final The Grand Tour. Mobil ini telah direstorasi ulang oleh bengkel Richard Hammond.
James May menjual Triumph Stag MKII 3.0 V8 tahun 1974 yang ia kemudikan dalam episode final The Grand Tour, "One for the Road", yang dirilis September 2024.
Langkah ini mengikuti jejak Jeremy Clarkson yang lebih dulu melepas tiga mobil dari acara tersebut.
Dalam episode penutup itu, ketiga pembawa acara melintasi Zimbabwe dan Botswana dengan mobil yang selalu ingin mereka miliki.
May memilih Triumph Stag yang sebelumnya sudah direstorasi saat ia menerima kuncinya, lalu dimodifikasi sedikit untuk perannya dalam spesial Afrika tersebut.
Restorasi ulang dan detail mobil
Setelah itu, mobil ini direstorasi kembali oleh bengkel Inggris milik Richard Hammond, The Smallest Cog.
Triumph tersebut telah difinish ulang dalam warna asli Magenta dan masih mempertahankan sejumlah aksen krom.
Aksen krom itu antara lain pada bumper, panel rocker, spion, bingkai jendela, dan gagang pintu.
May mencatat bahwa beberapa bagian krom, seperti gagang pintu, sedikit terkorosi dan sebaiknya diganti.
Interior juga menunjukkan tanda-tanda penuaan, hal yang wajar karena mobil ini berusia lebih dari 50 tahun dan pernah melintasi gurun Zimbabwe.
Beberapa modifikasi kecil telah dilakukan, misalnya speedometer dari model Mark I dan stereo modern dengan konektivitas Bluetooth.
Roda 14 inci kini dibalut ban Hankook Optimo.
Soal tenaga, mobil ini menggunakan mesin V8 3.0 liter naturally aspirated yang oleh May disebut memiliki reputasi sebagai salah satu mesin paling tidak andal di dunia.
Meski begitu, May menegaskan bahwa mesin di Stag MKII miliknya berjalan sempurna.
Mesin tersebut dipasangkan dengan transmisi manual empat percepatan yang menggerakkan roda belakang.
