otomotif1.com

Hyundai Kembangkan AI untuk Towing Berat dan Off-Road Ekstrem

Ilustrasi kendaraan Hyundai di medan off-road dengan kemampuan towing
Hyundai Kembangkan AI untuk Towing Berat dan Off-Road Ekstrem

Hyundai disebut sedang mengembangkan AI khusus untuk mendukung kemampuan heavy-duty towing dan off-roading, terungkap lewat lowongan kerja pengembang AI.

Ukuran teks

Hyundai dilaporkan sedang mengembangkan kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk mendukung fungsi kendaraan seperti menarik beban berat (heavy-duty towing) dan berkendara di medan off-road ekstrem.

Informasi ini mencuat setelah perusahaan membuka lowongan kerja untuk posisi pengembang AI, seperti dikutip dari Carscoops.

Lowongan tersebut menunjukkan bahwa Hyundai mencari sosok yang mampu menciptakan fitur-fitur kendaraan baru, dengan fokus pada kemampuan towing dan off-roading.

Fokus pada Kemampuan Towing dan Off-Road

Pengembangan AI ini tampaknya diarahkan untuk memberikan performa lebih baik saat kendaraan digunakan dalam kondisi menantang.

Fitur heavy-duty towing dan off-roading menjadi dua area yang disebut secara eksplisit dalam deskripsi pekerjaan tersebut.

Langkah ini bisa menjadi sinyal bahwa Hyundai ingin memperkuat lini kendaraan yang mendukung aktivitas berat dan petualangan di luar jalan raya.

Namun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai model apa yang akan menerima teknologi ini atau kapan fitur tersebut akan tersedia.

Hingga berita ini diturunkan, Hyundai juga belum memberikan pernyataan resmi terkait detail pengembangan AI tersebut.

Lowongan tersebut memperlihatkan bahwa Hyundai tidak hanya mencari pengembang perangkat lunak biasa, tetapi sosok yang dapat menerjemahkan kebutuhan berkendara di kondisi ekstrem menjadi fungsi kendaraan berbasis AI.

Dengan pendekatan ini, AI tidak sekadar menjadi fitur bantu di kabin, melainkan diarahkan untuk memengaruhi cara kendaraan bekerja saat menarik beban berat maupun melintasi medan sulit.

Meski demikian, informasi yang tersedia masih terbatas pada isi lowongan kerja, sehingga belum dapat dipastikan seberapa jauh teknologi ini akan diterapkan pada kendaraan produksi Hyundai.

Update Terbaru

Lihat semua