Ringbrothers menghabiskan 5.500 jam membangun ulang Pontiac GTO Convertible 1965 bernama Billie dengan mesin 650 hp dan sasis modern untuk SEMA Show.
Ringbrothers kembali mencuri perhatian di SEMA Show lewat proyek restomod Pontiac GTO Convertible 1965 yang dijuluki Billie.
Pembangunan mobil ini menelan waktu 5.500 jam, atau setara hampir 230 hari kerja.
Billie dibuat sebagai penghormatan kepada GTO yang pernah dimiliki ibu sang pemilik.
Sasis dan Mesin Baru
Perubahan paling signifikan ada di bawah kulit. Ringbrothers membangun Billie di atas sasis Fast Track Stage III dari Roadster Shop.
Sasis ini dilengkapi Fox coilovers serta rem Brembo enam piston di depan dan belakang.
Ada pula sway bar kustom 1,25 inci, end link C7 Corvette, dan upper serta lower control arm depan khusus.
Untuk tenaga, Ringbrothers memakai mesin crate LT4 dari Wegner Motorsports berkapasitas 650 horsepower dan 650 pound-feet torsi.
Sebagai perbandingan, GTO Convertible original hanya mampu menghasilkan maksimal 360 hp.
Transmisi otomatis Bowler Performance 10L90E baru dipasang untuk menyalurkan tenaga ke roda belakang.
Agar tenaga tersalur ke aspal, dipasang roda HRE kustom 19 inci di depan dan 20 inci di belakang.
Roda tersebut dibalut ban Michelin Pilot Sport Cup 2 berukuran 295/35 depan dan 345/30 belakang.
Bodi Lebih Lebar dan Interior Unik
GTO asli dibongkar total dalam proses rebuild ini. Sebuah body kit kustom dibentuk sehingga mobil kini 5 inci lebih lebar.
Panel rocker diperpanjang, kap mesin serat karbon dengan scoop diperbesar, dan gril depan baru menjadi pelengkap.
Aluminium billet juga muncul pada panel lampu belakang dan sebagian kap mesin.
Pintu didesain ulang dari serat karbon dan baja, ditambah valance depan serat karbon, diffuser belakang serat karbon, serta bumper belakang unik.
Meski banyak diubah, Billie tetap mempertahankan nuansa Pontiac klasik. Cat Billie Goat Blue dari BASF Glasurit membuatnya berkilau.
Interior dikerjakan Upholstery Unlimited. Seluruh dasbor digeser 4 inci ke depan dan 2 inci lebih rendah.
Kabin didominasi kulit baru, gril speaker cetak 3D, dan radio pabrik yang dimodifikasi agar mendukung Bluetooth.
Tuas persnelingnya menarik karena merupakan portafilter mesin kopi yang dimodifikasi.
Dynamat dipasang untuk peredam suara, dan soft top hitam baru turut dipasang.
