OTOMOTIF1.com

VinFast Umumkan Ketentuan Berlangganan Baterai Mobil Listrik Bagi Konsumen Di Indonesia

VinFast Umumkan Ketentuan Berlangganan Baterai Mobil Listrik Bagi Konsumen Di Indonesia
VinFast Umumkan Ketentuan Berlangganan Baterai Mobil Listrik Bagi Konsumen Di Indonesia • sny/otomotif1.com • Wibz/oto1

Ketentuan berlangganan baterai dimaksud mencakup penggantian baterai gratis ketika kondisi kesehatan baterai turun di bawah 70% dari kapasitas aslinya.

Ukuran teks

Cara kerjanya mudah, pemilik membayar harga awal yang jauh lebih rendah untuk mobil tersebut, serupa dengan uang muka pembelian mobil tradisional. Sisa biaya yang terkait dengan baterai kemudian ditanggung melalui biaya berlangganan bulanan. Dalam model ini, pemilik mobil listrik tidak perlu melakukan deposit untuk baterai berlangganan.

CEO VinFast Indonesia, Tran Quoc Huy, mengatakan, “Ketentuan berlangganan baterai perusahaan memastikan bahwa gabungan biaya berlangganan baterai dan pengisian daya tetap jauh lebih rendah dibandingkan mengoperasikan mobil berbahan bakar bensin di segmen yang sama bagi pemilik mobil listrik.”

Selain itu, kendaraan listrik menawarkan manfaat tambahan berupa potensi biaya AC yang lebih rendah dibandingkan mobil bertenaga bensin. Keuntungan ini terutama terlihat di iklim panas yang terjadi di pasar Asia Tenggara, seperti Vietnam dan Indonesia.

Ketentuan berlangganan baterai berpotensi secara langsung mengurangi biaya transportasi bulanan, menjadikan kendaraan listrik sebagai pilihan yang lebih mudah diakses oleh konsumen yang memiliki anggaran terbatas, sehingga mempercepat penerapan mobil listrik.

Menurut ketentuan langganan baterai VinFast, untuk model VFe34, pelanggan akan membayar Rp1.500.000 per bulan untuk jarak hingga 3.000 km, dan Rp2.600.000 per bulan untuk perjalanan melebihi 3.000 km. Ambang batas 3.000 km (atau sekitar 100 km per hari) tampaknya dipilih secara strategis agar cocok dengan kebiasaan mengemudi rata-rata di Indonesia.

Selain itu, VinFast meyakini ketentuan langganan baterainya mengatasi kekhawatiran utama calon pembeli mobil listrik: degradasi baterai. Tran Quoc Huy menyoroti masalah ini, menyatakan bahwa kesehatan baterai adalah "masalah paling mengkhawatirkan bagi pemilik mobil listrik."

Halaman 2 dari 4: 1 2 3 4

Update Terbaru

Lihat semua