Panitia menetapkan peraturan bahwa mobil klasik yang akan dipamerkan harus melewati beberapa tahapan proses.
“Mobil klasik bukan hanya usianya saja yang tua tetapi harus memiliki cataan sejarah tertentu dan memiliki perjalanan sejarah tersendiri,” ujar Gamal.
Seleksi terhadap mobil klasik ini sangatlah ketat setiap mobil klasik akan di pilah berdasarkan sejarah kepemilikan, kondisi keaslian part demi part mobil sangat diperhatikan dan menjadi bahan penilaian yang terpenting.
Proses penilaian juga akan dilakukan oleh seorang profesional yang berpredikat sebagai seorang kurator profesional.
Bisa dibayangkan, seklasik apa mobil yang akan di pamerkan nanti dan pastinya masing-masing memiliki sejarah kepemilikan yang menarik dan panjang.
Gelaran ICE 2024 ini juga turut mendapat perhatian dan tanggapan serius dari Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (akrab dipanggil Bamsoet) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum IMI pusat.
Mengutip dari pernyataan Asisten Pribadi Bambang Soesatyo, Elvis, mengatakan bahwa Ketua Umum IMI Pusat Bambang Soesatyo siap mendukung penyelenggaraan ICE 2024.
“Tinggal menunggu waktu yang tepat saja untuk melakukan audiensi dengan bapak, yang jelas pak Bamsoet sangat senang jika event ini bisa terlaksana. IMI Pusat sangat mrndukung sekali kegiatan ini," kata Elvis kepada Project Director dan Ketua Pelaksana ICE 2024, Gamal Putra, SE.
Gamal mengutarakan bahwa dukungan lain juga datang dari Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI).
