Dalam sekapur sirihnya, Nanan Sukarna justru menyoroti lokasi Rumah Sarwono yang menjadi venue event Indonesia Classic Expo.
Menurutnya, Rumah Sarwono adalah tempat yang cocok untuk menggelar acara-acara semacam ini. Suasana vintage sangat mendominasi sehingga cocok sekali dengan tema acaranya.
“Saya suka lokasinya, sudah tahun depan bikin disini lagi. Suasananya sangat vintage dan nyaman. Cocok untuk tempat berkumpul komunitas atau sekedar bersantai, ini enak banget dengan suasanya yang sejuk dan nyaman. Tempatnya juga luas jadi bisa menampung lebih banyak lagi mobil yang dipamerkan. Tahun depan saya juga mau ikut pajang kendaraan klasik punya saya,” papar Nanan dalam sekapur sirih yang disampaikannya dalam acara penutupan.
Kepada panitia penyelenggara Nanan juga mengusulkan agar tempat pelaksanaan tidak dipindah ketempat lain. Bagi Nanan Rumah Sarwono sudah sangat cocok.
Nanan Sukarna juga menekankan hal penting lainnya, bahwa dalam penyelenggaraan event hendaknya panitia tidak hanya mengutamakan ‘Value”, tetapi harus lebih mengutamakan Values.
“Karena dengan Values yang bagus maka Value akan mengikuti. Jadi sebaiknya tidak semata-mata hanya mengejar Value saja,” tandasnya.

Nanan Sukarna menyempatkan diri untuk menjajal Moge Indian Motorcycle USA Chief Vintage buatan tahun 2014|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz
Sementara itu, Gamal Putra selaku Project Director ICE 2024 menyatakan kepuasannya atas penyelenggaraan event ini yang berlangsung dengan lancar.
Ia berjanji akan melanjutkan gelaran event ini ditahun berikutnya. “Ada banyak permintaan dari penggemar mobil dan motor serta komunitas lainnya agar event ICE dapat dilanjutkan ditahun depan, tentunya dengan peningkatan mutu acara yang berkwalitas. Ini menjadi acuan dan pengemangat bagi kami untuk dapat menggelar event ICE berikutnya yang lebih berkwalitas ditahun depan,” tandasnya mengakhiri.
***[sny]
