Dengan semakin berkembangnya bisnis logistik maka dapat dipastikan bahwa tingkat kebutuhan kendaraan truk komersial di kelas LDT dan MDT diharapkan mengalami peningkatan.
Menghadapi situasi ditahun 2025 mendatang, market akan menghadapi bulan auci ramadhan dan lebaran. KTB juga telah mempersiapkan strategi dalam mengantisipasi situasi ini.
“Kami akan genjot penjualan diakhir tahun 2024 yang hanya tersisa 2 bulan ke depan. Sehingga saat memasuki Q1 tahun 2025 bisa lebih siap lagi sudah tentu dengan penerapan strategi yang tepat,” ujar Topan.

Jajaran management PT Dipo Group berfoto bersama perwakilan PT KTB dalam acara Bussiness Meeting Fuso Campaign 2024|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz
Strategi yang dimaksud antara lain, dengan penetrasi berdasarkan segmen yang menyasar kepada tingkat kebutuhan di masing-masing area dan perilaku masyarakatnya secara ekonomi.
Selanjutnya, strategi berikutnya adalah dengan menggelar bussiness meeting seperti yang dilakukan oleh PT Dipo International Pahala Otomotif (Dipo Group) yang bertujuan untuk menjaring calon customer baru dan mempertahankan customer loyal yang sudah ada.
Usdensi, Branch Manager Balaraja, juga sependapat dengan apa yang dipaparkan Topan Carlos bahwa, Ia dan timnya berusaha untuk dapat mempertahankan apa yang sudah diraih oleh Mitsubishi Fuso lewat Canter di kelas LDT dan Fighter X untuk kelas MDT.

Pengundian doorprize yang dilakukan menambah kemeriahan acara Bisnis meeting Dipo Group|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz
