
Manfred Sandbichler, Senior Director Hankook Motorsports|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Ban ini mengandung 35% material berkelanjutan, termasuk resin yang meningkatkan cengkeraman hingga 5–10%, karet alam untuk daya tahan lebih tinggi, dan serat rayon organik untuk stabilitas maksimal.
Setelah balapan, seluruh ban didaur ulang di fasilitas tersertifikasi untuk kembali ke siklus produksi generasi berikutnya”.
Balapan Jakarta akan dilangsungkan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), sirkuit sepanjang 2,370 km dengan desain terinspirasi dari kuda lumping dan arah balap searah jarum jam.
Karakter sirkuit ini yang memadukan tikungan cepat, zona pengereman berat, dan suhu tropis ekstrem, menjadi medan uji ideal bagi GEN3 Evo iON Race. Hankook siap membuktikan ketahanan dan performa ban terdepannya di lintasan penuh tantangan ini.
Maximilian Guenther, pembalap dari tim DS Penske, juga menyampaikan antusiasmenya menjelang balapan di Jakarta, “Iklim Jakarta dan tata letak sirkuitnya benar-benar menguji kemampuan pembalap dan mobil hingga batas maksimal. Ban GEN3 Evo iON Race mampu menghadapi panas dan kompleksitas permukaan lintasan dengan sangat baik. Ban ini memberi saya kepercayaan diri untuk menyerang dan bertahan, bahkan di tikungan yang paling sempit sekalipun. Yang paling mengesankan adalah performa ban yang tetap stabil di berbagai kondisi seperti ini, dan itu jelas mencerminkan teknologi yang dibawa ke ban jalan raya juga.”
