Leapmotor, produsen kendaraan listrik pintar asal China yang kini menjadi No.1 di antara NEV startup China, mempercepat ekspansi global melalui kemitraan strategis dengan Stellantis. Investasi €1,5 miliar dan pembentukan joint venture Leapmotor International menjadi langkah kunci untuk menghadirkan teknologi NEV Leapmotor ke lebih banyak pasar internasional.
Otomotif1.com l – Leapmotor, produsen kendaraan listrik pintar asal Tiongkok yang kini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain utama New Energy Vehicle (NEV), terus mempercepat ekspansi global melalui kemitraan strategis dengan Stellantis, salah satu grup otomotif terbesar di dunia.
Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan teknologi kendaraan listrik Leapmotor ke lebih banyak pasar internasional secara lebih cepat dan terintegrasi.
Kemitraan ini diperkuat melalui investasi Stellantis sebesar €1,5 miliar untuk mengakuisisi sekitar 20% saham Leapmotor, sekaligus membentuk entitas joint venture bernama Leapmotor International.

Pembentukan Leapmotor International sebagai langkah perluasan distribusi dan operasional di luar Greater China|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Dalam struktur tersebut, Stellantis memegang kepemilikan mayoritas sebesar 51% serta hak eksklusif untuk mengelola ekspor, distribusi, hingga potensi produksi kendaraan Leapmotor di luar wilayah Greater China.
"Kolaborasi dengan Stellantis adalah tonggak penting bagi Leapmotor dalam perjalanan kami menjadi brand NEV global. Dukungan skala global dan jaringan luas Stellantis akan memungkinkan kami untuk menghadirkan teknologi kendaraan listrik pintar kami ke lebih banyak konsumen di seluruh dunia dengan lebih efisien dan cepat," ujar perwakilan manajemen Leapmotor dalam siaran persnya.
Dengan dukungan skala global Stellantis, yang mencatat pendapatan bersih €153,5 miliar dan pengiriman 2,8 juta unit kendaraan pada tahun 2025, Leapmotor berada pada posisi yang semakin kuat untuk memperluas penetrasi pasar secara global.
