GM menghentikan sementara pembangunan pabrik baterai senilai $3,5 miliar di Indiana karena penurunan permintaan EV. Proyek yang dijanjikan menyerap 1.600 pekerja kini di-pause.
General Motors (GM) menghentikan sementara pembangunan pabrik baterai senilai $3,5 miliar di New Carlisle, Indiana.
Proyek yang diumumkan tiga tahun lalu itu merupakan hasil kerja sama dengan Samsung SDI.
>>> Waymo Hentikan Layanan Robotaxi di Lima Kota Gara-gara Banjir
Pabrik tersebut awalnya direncanakan memproduksi baterai prismatik kaya nikel dengan kapasitas awal 30 GWh.
Kapasitas itu cukup untuk memasok baterai hingga 300.000 kendaraan listrik (EV) per tahun, dan kemudian ditingkatkan menjadi 36 GWh.
Penyebab Penundaan
Keputusan ini dipicu oleh penurunan permintaan EV di Amerika Serikat setelah pemerintah federal mencabut kredit pajak EV sebesar $7.500.
Hal ini membuat produsen mobil dan perusahaan teknologi kesulitan membenarkan investasi besar pada pabrik semacam ini.
>>> BYD Gelar Konferensi Strategi Mengemudi Cerdas pada 28 Mei
Juru bicara GM, Kevin Kelly, menyatakan bahwa konstruksi pabrik akan dihentikan sementara untuk menyelaraskan kapasitas produksi dengan permintaan saat ini.
GM dan Samsung SDI akan mengomunikasikan rencana selanjutnya di masa mendatang.
GM berupaya menyelesaikan pembangunan eksterior pabrik secepat mungkin. Namun, setelah itu, masa depan lokasi tersebut masih belum jelas.
Kemungkinan Mundur dari Kemitraan
GM mungkin akan sepenuhnya mundur dari usaha patungan dengan Samsung, seperti yang dilakukan pada akhir 2024 ketika keluar dari kemitraan dengan LG Energy Solution di pabrik baterai Michigan.
