Luca di Montezemolo, mantan bos Ferrari, mengkritik keras mobil listrik Luce. Ia menyebut desainnya buruk dan berisiko menghancurkan reputasi merek. Bahkan, ia meragukan China pun akan meniru model ini.
Luca di Montezemolo, mantan ketua Ferrari, memberikan kritik pedas terhadap Ferrari Luce, mobil listrik pertama pabrikan asal Italia tersebut.
Menurutnya, Luce adalah kendaraan yang bahkan tidak akan berani ditiru oleh China. Ia menyebut mobil ini berisiko menghancurkan legenda Ferrari.
>>> MG 4X Resmi Diluncurkan di China, Harga Mulai Rp 210 Jutaan
"Jika saya harus mengatakan apa yang sebenarnya saya pikirkan, saya akan menyakiti Ferrari," ujar di Montezemolo kepada publikasi Italia Askanews, seperti dikutip Carscoops.
"Kami mempertaruhkan kehancuran sebuah legenda, dan saya sangat menyesal. Saya harap mereka setidaknya melepas Kuda Jingkrak dari mobil itu.
Ini pasti mobil yang setidaknya tidak akan ditiru China dari kami," tambahnya.
>>> Porsche Rencanakan PHK dan Pemangkasan Produksi demi Pulihkan Margin
Kritik dari Berbagai Pihak
Kritik terhadap Luce tidak hanya datang dari di Montezemolo. Wakil Perdana Menteri Italia sekaligus Menteri Transportasi, Matteo Salvini, juga menyuarakan pendapatnya di media sosial X.
"Ini sama sekali tidak terlihat seperti Ferrari," tulis Salvini. "Apakah ini yang disebut 'inovasi'?
Siapa yang tahu apa yang akan dikatakan Enzo Ferrari."
>>> Lotus Emira 420 Sport Meluncur dengan Peningkatan Performa dan Bobot Lebih Ringan
Salvini menyebut mobil listrik seharga 550.000 euro itu dari segi estetika "berbicara sendiri" dan tidak layak menyandang nama Ferrari.
Reaksi pasar juga negatif.
Tak lama setelah Ferrari meluncurkan Luce, saham perusahaan turun 8,4 persen di Italia dan 5,1 persen di Amerika Serikat.
>>> GIIAS 2026 Siap Digelar Kembali Akhir Juni Ini
Ferrari sebelumnya menyatakan ambisinya bahwa Luce akan menarik generasi baru pembeli kaya, terutama mereka yang peduli lingkungan. Namun, apakah mobil ini akan berhasil masih dipertanyakan.
