CATL meresmikan Energy Storage Validation Research Institute (ESVL) di Xiamen, China, sebagai platform uji penyimpanan energi terbesar dan terlengkap di dunia dengan investasi 3 miliar yuan.
Lima Laboratorium Inti
Institut ini memiliki lima laboratorium inti yang memberikan validasi skenario penuh.
Laboratorium integrasi jaringan merupakan fasilitas tingkat stasiun pertama di dunia dengan simulator jaringan 35kV/100MVA, mampu menguji lebih dari 10 kontainer penyimpanan energi skala besar secara bersamaan dan mensimulasikan topologi jaringan 1.000 node.
Laboratorium keamanan tegangan tinggi mampu menguji tegangan dari 1kV hingga 500kV dan menyelidiki mekanisme kebakaran dan ledakan dalam kondisi ekstrem.
>>> HIMA Luncurkan Aito M9 Generasi Baru di China, Tenaga Capai 890 HP
Laboratorium keamanan termal dan pembakaran memiliki kalorimeter 20MW dan ruang dalam ruangan seluas 100.000 meter kubik, memungkinkan pengujian ledakan simultan pada sembilan kontainer besar.
Laboratorium keandalan lingkungan memverifikasi kinerja di iklim ekstrem mulai dari -50°C hingga 100°C dan ketinggian simulasi hingga 7.200 km.
Laboratorium kompatibilitas elektromagnetik (EMC) merupakan satu-satunya fasilitas global yang mampu melakukan pengujian EMC pada kontainer 40 kaki penuh dalam kondisi pengisian dan pengosongan daya tinggi nyata.
Kolaborasi Global
Dr Chen Xiaobo, Kepala ESVL, mencatat bahwa institut ini berkolaborasi dengan lembaga sertifikasi terkemuka termasuk TÜV SÜD, TÜV Rheinland, CGC, dan CSA untuk menyediakan layanan yang diakui secara global.
Dengan menyediakan data independen yang dapat dilacak, ESVL bertujuan membantu regulator, perusahaan asuransi, dan lembaga keuangan memperlakukan penyimpanan energi sebagai aset yang lebih kredibel.
CATL memegang pangsa pasar terbesar dunia dalam baterai daya dan penyimpanan energi. Pada April 2026, pangsa pasar baterai daya CATL mencapai 47,0%.
>>> Toyota Buka Lotere untuk Dua Edisi Spesial GR Yaris, Harga Mulai Rp 850 Juta
Pada 2025, penjualan baterai penyimpanan energi CATL mencapai 121 GWh dengan pangsa pasar global 30,4%, menempati peringkat pertama dunia selama lima tahun berturut-turut.
