Volkswagen memblokir integrasi Home Assistant setelah perubahan backend. Pemilik mobil khawatir kehilangan kendali atas data kendaraan mereka.
Pemilik Volkswagen melaporkan bahwa integrasi dengan platform Home Assistant tiba-tiba berhenti berfungsi setelah perubahan sistem backend.
Langkah ini memicu perdebatan tentang siapa yang sebenarnya mengendalikan data yang dihasilkan oleh mobil modern.
Home Assistant adalah platform rumah pintar sumber terbuka yang memungkinkan pengguna menghubungkan dan mengotomatisasi berbagai perangkat, mulai dari termostat hingga pengisi daya kendaraan listrik.
Sebelumnya, pemilik VW bisa membuat otomatisasi di luar aplikasi resmi, seperti mengisi daya hanya saat panel surya menghasilkan kelebihan listrik atau menyesuaikan jadwal pengisian berdasarkan harga listrik.
Kritikus menilai perubahan ini membatasi akses pemilik terhadap data kendaraan mereka sendiri.
Aktivis hak perbaikan Louis Rossmann menyoroti bahwa masalah ini bukan hanya tentang Home Assistant, melainkan tentang kepemilikan data.
"Ini mobil Anda. Ini data Anda," ujarnya.
Ia juga mempertanyakan model mobil terhubung yang hanya mengirim data ke server pabrikan.
Respons Volkswagen dan Sejarah Serupa
Kami telah menghubungi Volkswagen untuk menanyakan apakah perubahan ini disengaja, apakah demi alasan keamanan, dan apakah perusahaan berencana menyediakan jalur resmi untuk integrasi pihak ketiga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi.
Ini bukan pertama kalinya terjadi benturan antara pabrikan otomotif dan penggemar rumah pintar.
Pada 2023, Home Assistant menghapus dukungan untuk Mazda setelah pengembang menerima surat penghentian dan permintaan DMCA.
Saat itu, Home Assistant memuji pendekatan terbuka Tesla dan Audi yang justru mendukung integrasi.
Audi, yang berada di bawah grup Volkswagen, sebelumnya telah merangkul integrasi Home Assistant. Kini, pemilik VW mempertanyakan apakah akses terhadap data kendaraan mereka perlahan-lahan hilang.
