Kenali perjalanan panjang teknologi wiper Bosch selama 100 tahun dan betapa pentingnya peran alat ini bagi visibilitas berkendara yang aman. Simak pandangan ahli dan alasan kaca depan yang jernih menjadi kunci keselamatan di segala cuaca.
Otomotif1.com, JAKARTA, 5 September 2026 |— Berkendara menjadi aktivitas yang terasa biasa saja, namun di balik keamanan dan kenyamanannya terdapat komponen sederhana yang sering terlupakan—yaitu wiper.
Sejarah mencatat bahwa 100 tahun Wiper Bosch adalah bukti ketekunan dalam mengembangkan solusi yang menjaga pandangan pengemudi tetap jernih, terang, dan terpercaya dalam segala kondisi cuaca.

Teknologi wiper Bosch lahir dari kesadaran bahwa mobil sehebat apa pun tidak akan berguna jika pengemudi tidak dapat melihat jalan dengan jelas. Seiring berjalannya waktu, sistem ini terus berkembang dari bentuk dasar hingga menjadi perangkat canggih yang disesuaikan dengan bentuk kaca kendaraan modern, kecepatan berkendara, serta tuntutan keamanan lalu lintas yang semakin tinggi. Fokus utamanya tetap satu: menjaga visibilitas berkendara sebagai fondasi utama keselamatan di jalan raya.
Pentingnya pandangan yang jelas menjadi perhatian serius para ahli dan pemangku kepentingan. Dalam diskusi terkait peringatan satu abad ini, disampaikan melalui Heri Prabowo mewakili Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, menurutnya;
“Keselamatan jalan bertumpu pada tiga hal: kendaraan yang laik, pengemudi yang kompeten, serta infrastruktur dan ekosistem yang mendukung. Hal-hal kecil seperti kondisi kaca dan penyapu kaca turut menentukan kesiapan kendaraan sepanjang masa pakainya.”
Hal tersebut diperkuat oleh pandangan ahli otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menurutnya,
“Sebagian besar keputusan pengemudi bergantung pada apa yang terlihat mata. Pengemudi mengambil keputusan berdasarkan informasi visual tersebut, sebab itu pandangan yang jernih sangat krusial agar bisa mengenali bahaya lebih awal. Hujan diketahui meningkatkan risiko kecelakaan lebih dari 31%, sedangkan kaca yang kotor atau sapuan buruk menurunkan ketajaman penglihatan secara drastis.”
