otomotif1.com

Pernyataan CEO Lotus Tentang Bobot Mobil Sport Picu Kontroversi

Lotus Eletre dan Emeya diparkir berdampingan
Lotus CEO Feng Qingfeng. Credit: Mandian Zixun

CEO Lotus, Feng Qingfeng, menyebut mobil sport dengan bobot di atas 1,8 ton sebagai medioker. Pernyataan ini viral karena seluruh lini kendaraan listrik Lotus justru melebihi batas tersebut.

Ukuran teks

CEO Lotus, Feng Qingfeng, melontarkan pernyataan kontroversial dalam sebuah acara media. Ia mengatakan bahwa setiap mobil sport dengan bobot di atas 1,8 ton adalah medioker.

Pernyataan itu langsung viral di media sosial China. Pasalnya, hampir semua kendaraan baru energi (NEV) bermerek Lotus memiliki bobot jauh di atas ambang batas tersebut.

Bobot Model Lotus Saat Ini

Feng Qingfeng menegaskan bahwa Lotus menetapkan standar baru untuk bobot mobil sport, yaitu kurang dari 1,8 ton.

Ia juga menyebut bahwa tenaga puncak yang tinggi tidak berarti jika bobotnya berlebihan.

Menurutnya, di era elektrifikasi, tenaga kuda mudah didapatkan sehingga handling menjadi buruk. Mobil dengan 2.000 hp pun tetap medioker jika bobotnya di atas 1,8 ton.

Namun, seluruh model listrik dan plug-in hybrid Lotus saat ini memiliki bobot di atas 1,8 ton. Berikut rincian bobot kosong masing-masing model:

  • Lotus Evija – 1.894 kg
  • Lotus Emeya – 2.455 kg
  • Lotus Eletre – 2.600 kg
  • Lotus Eletre X (For Me) – 2.625 kg

Hanya Lotus Emira berbahan bakar bensin yang memenuhi standar CEO dengan bobot 1.460 kg. Dengan demikian, Emira menjadi satu-satunya mobil sport sejati di jajaran Lotus saat ini.

Feng Qingfeng kemungkinan memberi isyarat bahwa mobil sport PHEV V8 yang baru diumumkan akan memiliki bobot di bawah 1,8 ton.

Model tersebut dijadwalkan meluncur pada 2028.

Update Terbaru

Lihat semua