OTOMOTIF1.com

OECD Sebut Subsidi Mobil China seperti Doping di Olahraga

OECD Sebut Subsidi Mobil China seperti Doping di Olahraga
Pabrik mobil China BYD dengan bendera China

OECD menyebut subsidi besar-besaran China untuk industri mobilnya sebagai 'doping' yang mengganggu persaingan pasar global. Pada 2024, subsidi mencapai $11,4 miliar.

Ukuran teks

Satu-satunya saat perusahaan Amerika Utara mendekati tingkat China adalah ketika paket penyelamatan satu kali diberikan kepada GM dan Chrysler selama krisis keuangan global.

>>> Audi Konfirmasi Q7 Generasi Ketiga, Tapi Posisinya Sudah Turun

Menurut data OECD, nilai dukungan untuk produsen mobil China dua kali lebih besar dalam nilai absolut dan empat kali lebih besar dalam nilai relatif dibandingkan dengan pesaing yang berbasis di OECD.

OECD membandingkan subsidi industri yang diterima perusahaan sebagai 'doping dalam olahraga'. Kelompok itu mencatat bahwa melacak dukungan pemerintah dapat membantu mengungkap faktor-faktor yang berpotensi mengganggu pasar internasional.

Mobil hanyalah bagian dari cerita.

Di sebagian besar dari 14 sektor lain yang diteliti OECD, perusahaan China kembali unggul dalam hal dukungan pemerintah.

>>> Lucid Air Alami Recall Lagi, Inverter Bisa Gagal dan Mati Mendadak

OECD juga memperingatkan bahwa kesenjangan subsidi yang terus-menerus dapat memengaruhi inovasi, persaingan yang adil, dan perdagangan global dari waktu ke waktu.

Halaman 2 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua