OTOMOTIF1.com

GoPro Terancam Bangkrut Akibat Kenaikan Harga Chip AI

GoPro Terancam Bangkrut Akibat Kenaikan Harga Chip AI
Kamera GoPro terpasang di mobil untuk merekam sesi lintasan

GoPro, produsen kamera aksi, menghadapi risiko bangkrut setelah mengalami kerugian besar dan kenaikan harga chip akibat permintaan AI. Kas perusahaan hanya tersisa $49,7 juta.

Ukuran teks

GoPro, perusahaan kamera aksi yang didirikan pada 2002, kini berada di ambang kebangkrutan. Setelah beberapa tahun penuh tekanan finansial, perusahaan melaporkan kerugian besar dan kas yang menipis.

Per Desember, GoPro hanya memiliki $49,7 juta dalam kas. Auditor PricewaterhouseCoopers (PwC) menyatakan keraguan substansial tentang kemampuan GoPro untuk melanjutkan operasi.

>>> Interior BYD Dolphin G Terungkap Jelang Peluncuran Eropa

Kenaikan harga chip yang digunakan pusat data AI menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi keuangan GoPro. Permintaan chip dari industri AI menyebabkan kelangkaan global dan lonjakan harga.

GoPro melaporkan kenaikan harga chip antara 80 hingga 115 persen hanya dalam pekan terakhir Maret. Pemasok chip memangkas produksi, mendorong biaya semakin tinggi.

Pendapatan GoPro turun drastis dari lebih dari $1 miliar pada 2023 menjadi $801,5 juta pada 2024 dan $651,5 juta pada 2025.

>>> ByteDance, Induk TikTok, Gandeng Seres Kembangkan Mobil AI

Tahun lalu, perusahaan kehilangan $93,5 juta.

Riwayat Kesulitan Keuangan

Masalah finansial GoPro bukan hal baru. Pada 2014, setelah go public, harga sahamnya melonjak ke $93,85 dengan valuasi pasar $11 miliar.

Namun, kegagalan drone Karma yang diluncurkan untuk bersaing dengan DJI membuat GoPro harus menarik produk tersebut dari pasar pada Januari 2018.

>>> Toyota Perbarui Alphard dan Vellfire, Harga Mulai Rp500 Jutaan

Perusahaan kemudian kembali fokus pada kamera aksi.

Saat ini, saham GoPro diperdagangkan hanya $1,14 per lembar.

Dalam pengajuan 8-K pekan ini, GoPro mengakui bahwa jika tidak mendapatkan pendanaan baru, perusahaan mungkin harus mengurangi operasi secara signifikan, merestrukturisasi, atau bahkan menghentikan operasi.

>>> Lotus Eletre Hybrid Hadir di Eropa, Harga Lebih Murah dari Versi Listrik

Bagi para penggemar otomotif, GoPro telah menjadi andalan untuk merekam sesi lintasan dan petualangan. Namun, dengan persaingan dari kamera ponsel dan DJI, posisi GoPro semakin terdesak.

Update Terbaru

Lihat semua