Seres bermitra dengan ByteDance, induk TikTok, untuk mengembangkan mobil listrik berbasis AI melalui platform Volcano Engine. Mobil baru akan dijual dengan merek Saidou, menggantikan Landian yang kurang laris.
Seres, perusahaan otomotif asal China, menjalin kemitraan dengan ByteDance, induk perusahaan TikTok, untuk mengembangkan mobil baru.
Kolaborasi ini melibatkan platform cloud dan AI milik ByteDance yang disebut Volcano Engine.
>>> Toyota Perbarui Alphard dan Vellfire, Harga Mulai Rp500 Jutaan
Mobil yang dikembangkan akan menjadi kendaraan listrik dengan range extender.
Mobil ini akan dijual di bawah merek Saidou, yang dibentuk untuk menggantikan merek Landian yang kurang sukses di pasaran.
Investasi dan Dukungan Pemerintah
Saidou Technology, entitas baru yang menaungi merek ini, telah mengumpulkan dana hampir 1 miliar dolar AS.
Sebagian dana berasal dari dana pemerintah Distrik Shapingba, Chongqing, yang memegang 34,5 persen saham.
>>> Lotus Eletre Hybrid Hadir di Eropa, Harga Lebih Murah dari Versi Listrik
Investor lainnya termasuk anak perusahaan CATL, Wending Investment, Bojun Technology, dan Xingyuu Shares. Ini menunjukkan dukungan kuat dari berbagai pemain industri.
Mobil baru ini dikabarkan akan berupa crossover ramping yang fokus pada pengalaman berbasis AI.
Berbeda dengan merek Aito yang menggunakan teknologi Huawei, Saidou akan mengandalkan Volcano Engine untuk kokpit AI dan kemampuan model bahasa besar.
>>> Chery Luncurkan Tiggo 8 Champion Family dengan Sistem Falcon 500, Mulai Rp 224 Jutaan
Volcano Engine akan menjadi otak dari semua fitur interaktif kendaraan. ByteDance juga akan menyediakan dukungan cloud dan infrastruktur.
Menurut CarNewsChina, mobil ini menargetkan pembeli muda.
Penggantian merek Landian tidak mengejutkan karena model-model murahnya kurang laku, dengan penjualan hanya sekitar 29.000 unit pada 2024.
Seres bukan satu-satunya perusahaan China yang menggunakan divisi AI ByteDance.
>>> Xpeng P7+ Mulai Dikirim ke Pelanggan di Prancis, Harga Mulai Rp 870 Juta
Bulan lalu, merek Roewe milik SAIC juga bermitra dengan Volcano Engine untuk mengembangkan arsitektur teknis otomotif berbasis AI, yang ditunjukkan pada Jia Yue 07.
