Chevrolet menerapkan proses produksi batch untuk Bolt EV 2027 di pabrik Fairfax. Sebanyak 30 unit identik dibuat bersamaan untuk efisiensi cat dan pasokan. Pabrik juga menyimpan klon tiap konfigurasi untuk deteksi masalah.
Chevrolet menerapkan proses produksi baru untuk Bolt EV 2027 di pabrik Fairfax Assembly. Pabrik membuat 30 unit identik dalam satu waktu untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas.
Proses batch ini memungkinkan pemasok mengirimkan komponen tepat waktu. Pemasok mendapat jadwal tetap tujuh hari tentang model yang akan dibuat.
>>> Pengemudi Mazda Ikuti GPS Masuk ke Rel Kereta, Layanan Light Rail Seattle Lumpuh
Efisiensi Cat dan Klon Varian
Keuntungan utama ada pada pengecatan. Dengan 30 unit identik, peralatan cat tidak perlu sering dibersihkan atau diganti.
Tujuh warna eksterior tersedia, sehingga 30 unit biru diproduksi berurutan, lalu 30 unit merah, dan seterusnya.
Pabrik juga menyimpan klon dari setiap konfigurasi Bolt. Klon ini digunakan untuk mengidentifikasi masalah dengan mudah.
>>> Subaru Tarik 65.000 Forester karena Sunroof Bisa Terbang Saat Melaju
Jika ditemukan masalah, mobil akan ditarik dari batch dan diganti dengan yang lain.
Michael Youngs, direktur pabrik GM di Kansas City, mengatakan ide batch lahir dari kebutuhan efisiensi di seluruh perusahaan, termasuk pemasok.
>>> Audi Nuvolari: Supercar Hybrid 987 hp Pengganti R8 Meluncur 2027
“Konsep batch lahir untuk memastikan kami seefisien mungkin saat meluncurkan Bolt,” ujarnya.
Proses serupa akan diterapkan pada Chevrolet Equinox 2027 dan crossover Buick baru tahun berikutnya di pabrik yang sama.
Saat ini, Bolt masih menjadi model dengan penjualan kecil. Pada kuartal pertama tahun ini, Chevy hanya mengirimkan 791 unit Bolt 2027.
>>> Subaru Levorg Layback Hybrid Tampil dengan Wajah Impreza
Angka itu sedikit di atas penjualan van listrik BrightDrop 400 dan 600.
