OTOMOTIF1.com

Subaru Tarik 65.000 Forester karena Sunroof Bisa Terbang Saat Melaju

Subaru Tarik 65.000 Forester karena Sunroof Bisa Terbang Saat Melaju
Subaru Forester 2026 dengan sunroof kaca

Subaru menarik lebih dari 65.000 unit Forester dan Forester Hybrid 2026 karena panel kaca sunroof bisa terlepas saat berkendara. Risiko utama bagi kendaraan di belakang.

Ukuran teks

Subaru memperingatkan pemilik Forester 2026 dan Forester Hybrid bahwa sunroof kaca bisa terlepas saat mobil melaju. Masalah ini membuat crossover tangguh itu seperti targa top dadakan.

Sebanyak 69.663 kendaraan terlibat dalam recall ini.

>>> Audi Nuvolari: Supercar Hybrid 987 hp Pengganti R8 Meluncur 2027

Rinciannya, 65.656 Forester standar buatan 19 Juni 2025 hingga 13 Maret 2026, dan 4.007 Forester Hybrid buatan 20 Februari 2026 hingga 17 Mei 2026.

Subaru memperkirakan 2,9 persen dari model yang ditarik memiliki cacat, atau sekitar 2.020 unit. Masalahnya, panel kaca mungkin tidak terikat dengan benar ke rangka geser.

>>> Subaru Levorg Layback Hybrid Tampil dengan Wajah Impreza

Lekatan perekat antara kaca dan rangka bisa memburuk seiring waktu. Akibatnya, kaca bisa terlepas saat kendaraan digunakan.

Penyebab dan Tindakan

Investigasi Subaru dimulai pada Februari setelah menerima laporan tentang sunroof Forester yang terbang. Pemasok diduga memproduksi rakitan atap tanpa aplikasi perekat yang tepat.

>>> Honda Prelude Kembali Lampaui Target Penjualan Bulanan di AS

Total tiga laporan teknis telah dikirim ke Subaru terkait masalah ini. Namun, belum ada laporan kecelakaan atau cedera.

Pemilik akan mendapat pemberitahuan recall sebelum 24 Juli.

>>> Ford Tak Menyesal Hentikan Sedan, Tapi Satu Model Bisa Kembali sebagai Mustang

Dealer akan memeriksa panel kaca untuk memastikan daya rekat yang baik, dan jika perlu, mengganti rakitan secara gratis.

Update Terbaru

Lihat semua