Pejabat industri minyak memperingatkan persediaan minyak mencapai level sangat rendah akibat penutupan Selat Hormuz. Harga bensin di California bisa tembus $9 per galon.
Pejabat industri minyak dilaporkan membunyikan alarm tentang rendahnya persediaan minyak. Dengan ditutupnya Selat Hormuz, perusahaan telah menggunakan stok yang ada.
Persediaan kini mulai menipis, yang dapat menyebabkan harga energi melonjak dalam beberapa pekan ke depan.
>>> CEO Audi Isyaratkan Nuvolari Spyder yang Lebih Eksklusif
Harga bensin sempat turun dengan rata-rata nasional mencapai $4,22 per galon. Angka itu turun dari $4,39 pekan lalu dan $4,48 sebulan lalu.
Namun, penurunan itu tampaknya hanya sementara.
Menurut Politico, pejabat industri minyak memperingatkan pemerintahan Trump bahwa persediaan mencapai level yang sangat rendah. Harga energi bisa melonjak dalam hitungan pekan.
Masalah ini akibat penutupan Selat Hormuz yang memaksa sejumlah perusahaan mengambil cadangan.
Persediaan itu kini mulai menipis dan itu menjadi masalah besar.
Seorang eksekutif mengatakan mereka telah memperingatkan tingkat pemerintahan tertinggi tentang apa yang akan terjadi pada pertengahan hingga akhir Juni.
>>> Mulai 5 Juni 2026, Pengemudi di Pennsylvania Bisa Ditilang Hanya Karena Memegang Ponsel
Mereka berharap pemerintah memperhatikan persediaan saat ini karena sudah menyentuh dasar.
Pejabat administrasi membantah hal ini, tetapi para pelaku industri telah membahasnya secara terbuka.
Pada Konferensi Strategis Bernstein ke-42, Wakil Presiden Senior ExxonMobil Neil Chapman mengatakan persediaan mendekati level yang belum pernah terjadi sebelumnya, yaitu level yang sangat rendah.
Ia menambahkan bahwa begitu mencapai level persediaan yang sangat rendah, harga minyak Brent bisa melonjak hingga sekitar $150 hingga $160 per barel.
