Pelajari cara kerja MIVEC Mitsubishi pada mesin bensin dan diesel. Teknologi ini mengatur buka-tutup katup secara dinamis untuk hasilkan tenaga maksimal, irit BBM, dan emisi lebih bersih.
Otomotif1.com, Jakarta, 6 Juni 2026 l – Seiring perkembangan zaman, teknologi mesin terus disempurnakan untuk menghadirkan kendaraan yang bertenaga, irit bahan bakar, dan ramah lingkungan. Salah satu inovasi unggulan yang diusung Mitsubishi Motors adalah MIVEC singkatan dari Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control.
Diperkenalkan sejak 1992 lewat model Mitsubishi Mirage, sistem ini bekerja dengan mengatur waktu serta besar bukaan katup secara elektronik sesuai kebutuhan mesin. Meskipun tujuannya sama, memaksimalkan potensi mesin, penerapan MIVEC memiliki perbedaan mendasar antara mesin bensin dan diesel.
MIVEC pada Mesin Bensin
Pada mesin bensin, MIVEC mengatur dua hal sekaligus: waktu buka-tutup katup dan tinggi bukaan katup berdasarkan putaran mesin (RPM) dan beban kendaraan.
- Saat putaran rendah: Menggunakan profil poros nok yang lebih kecil, durasi bukaan katup lebih singkat agar aliran udara dan bahan bakar lebih terukur. Hasilnya konsumsi BBM menjadi lebih efisien.
- Saat putaran tinggi: Beralih ke profil poros nok yang lebih agresif. Katup dibuka lebih lebar dan lebih lama agar aliran udara masuk maksimal, sehingga tenaga dan akselerasi meningkat tajam.
MIVEC pada Mesin Diesel
Berbeda dengan bensin, pada mesin diesel modern seperti yang dipakai Mitsubishi Pajero Sport, MIVEC tidak mengatur tinggi bukaan katup, melainkan hanya mengatur waktu pembukaan katup masuk secara presisi lewat aktuator elektronik.
