OTOMOTIF1.com

Chrysler Yakin Platform STLA One Jadi Kunci Ekspansi

Chrysler Yakin Platform STLA One Jadi Kunci Ekspansi
Chrysler Airflow crossover di atas platform STLA One

Chrysler mengandalkan platform global STLA One untuk menghadirkan tiga crossover baru dan menargetkan pembeli mainstream. Platform ini diyakini akan mendukung lebih dari 30 model dan 2 juta penjualan tahunan pada 2035.

Ukuran teks

Chrysler menyatakan bahwa platform global baru akan membebaskan para desainer dari keterbatasan yang sudah berlangsung lama.

Tiga crossover baru direncanakan saat merek ini kembali membidik pembeli mainstream.

>>> BYD Dolphin G DM-i Resmi Dijual di Eropa, Pengiriman Mulai Musim Gugur

Stellantis memperkirakan arsitektur ini akan mendukung lebih dari 30 model dan jutaan penjualan.

Selama hampir satu dekade terakhir, Chrysler seperti merek yang stuck di posisi netral.

Lineup-nya menyusut hingga hanya tersisa satu kendaraan, yaitu Pacifica.

Sementara itu, para pesaing membanjiri pasar dengan crossover, EV, dan hybrid baru.

Sekarang, Stellantis percaya akhirnya memiliki alat untuk mengubah situasi tersebut.

Kuncinya adalah arsitektur global baru bernama STLA One.

>>> Pajero Baru Bisa Hidupkan Ralliart, Mitsubishi Belum Pasti

Menurut eksekutif Chrysler yang berbicara kepada Automotive News, platform ini akan memberikan kebebasan lebih besar bagi desainer dan insinyur dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Alih-alih mengadaptasi arsitektur lama yang awalnya ditujukan untuk produk seperti sedan Chrysler 300 atau minivan, tim akan bekerja dari platform baru yang dirancang untuk mendukung berbagai kendaraan, dimensi, dan powertrain.

“Ini akan membantu kami mendorong bahasa desain dan proporsi,” kata kepala desain Chrysler Irina Zavatski dalam sebuah acara di markas Stellantis di Michigan.

Fleksibilitas itu bisa menjadi krusial saat Chrysler mencoba salah satu turnaround paling ambisius di industri.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua