OTOMOTIF1.com

Ford Tinggalkan EV Murni, Mobil Liar Kembali ke Mesin Bensin

Ford Tinggalkan EV Murni, Mobil Liar Kembali ke Mesin Bensin
Ford SuperVan 4.2 demonstrator listrik

Ford akan terus membuat mobil demonstrator liar, tetapi tidak lagi terbatas pada tenaga listrik murni. Mesin hybrid dan bensin kembali menjadi pilihan.

Ukuran teks

Ford mengubah strategi mobil demonstratornya.

Setelah beberapa tahun fokus pada kendaraan listrik murni, pabrikan asal Amerika itu kini akan kembali menggunakan mesin pembakaran internal dan hybrid.

>>> PRJ 2026: Kove dan WMOTO Hadirkan Pilihan Motor Petualang Lengkap

Keputusan ini diumumkan oleh Mark Rushbrook, bos Ford Racing, dalam wawancara dengan Autocar.

Ia menegaskan bahwa Ford tetap berkomitmen membuat mobil-mobil satu-off yang liar, namun tidak lagi membatasi diri pada tenaga listrik penuh.

Pelajaran dari Red Bull F1

Rushbrook mengatakan bahwa kerja sama Ford dengan tim Formula 1 Red Bull memberikan banyak pengetahuan tentang powertrain hybrid canggih.

>>> Lencana Mobil Paling Kehilangan Jati Diri: Dari M hingga Eclipse

Pengetahuan itu akan diterapkan pada demonstrator masa depan.

“Kami akan terus membuat Demonstrator, tetapi kami tidak akan membatasi diri pada full electric,” ujar Rushbrook.

“Kami masih memiliki banyak mobil listrik di masa depan, tetapi juga banyak hybrid dan kendaraan pembakaran. Jadi Anda akan melihat lebih banyak teknologi powertrain di dalamnya.”

Program demonstrator Ford dimulai sebelum pandemi Covid-19. Saat itu, Ford ingin membuktikan bahwa kendaraan listrik bisa menarik.

>>> Mazda Autozam AZ-1 Terjual Rp380 Juta, Harga Mahal untuk Mobil Kei 63 HP

Mobil pertama adalah Mustang Cobra Jet 1400, disusul Mustang Mach-E NASCAR, Pikes Peak racer, F-150 Lightning SuperTruck, Mustang Cobra Jet 2200, beberapa SuperVan, dan F-150 Lightning Switchgear.

Kini, Ford mundur dari rencana EV besar-besaran dan menuliskan kerugian miliaran dolar. Namun, nafsu untuk membuat demonstrator teknis liar tetap ada.

Rushbrook menambahkan bahwa Ford memilih membuat prototipe sendiri daripada berkompetisi di Formula E karena fleksibilitas dan kebebasan yang lebih besar.

>>> Biaya Asuransi Tesla Cybertruck Rp21 Juta Lebih Mahal dari Chevy Silverado

“Kami tidak merasa seri listrik yang ada cocok untuk kami. Bukan berarti mengejek seri itu, tapi kami ingin benar-benar belajar dengan kanvas bebas,” katanya.

Update Terbaru

Lihat semua