CATL mengamankan dua paten desain keamanan baterai EV yang menargetkan risiko kebakaran dan lonjakan premi asuransi, didanai oleh investasi riset sebesar 3,28 miliar dolar AS.
CATL, produsen baterai kendaraan listrik terkemuka, mengumumkan dua paten desain keamanan baru untuk kemasan baterai pada 16 Juni 2026.
Paten ini bertujuan mengatasi risiko kebakaran EV dan menekan biaya asuransi yang melonjak.
>>> Chery Stockman: Pikap Diesel Plug-In Hybrid Sasar Pasar Global
Paten pertama berupa kerangka pendukung terminal listrik khusus di dalam kemasan baterai. Struktur ini dirancang untuk menyerap benturan dan melindungi koneksi listrik dari kerusakan saat tabrakan.
Paten kedua adalah sistem pendingin multi-zona yang membagi saluran pendingin menjadi zona aktif dan pasif. Lapisan pelindung luar mencegah kebocoran cairan pendingin akibat benturan.
Dominasi Pasar dan Investasi Riset
Menurut data China EV DataTracker, CATL mencatat pemasangan baterai sebesar 33,08 GWh pada Mei 2026.
>>> Stellantis Pilih Mitra Misterius untuk Masa Depan Maserati
Angka ini naik 13,8% dibandingkan bulan sebelumnya dan menguasai 46,7% pangsa pasar domestik.
Pesaing terdekat, BYD, berada di posisi kedua dengan 11,87 GWh atau 16,8% pangsa pasar.
Gotion High-tech dan CALB masing-masing mencatat 4,44 GWh dan 4,31 GWh.
Untuk mempertahankan skala industri ini, CATL mengalokasikan dana riset sebesar 22,147 miliar yuan (3,28 miliar dolar AS) sepanjang 2025.
>>> Rivian PHK Ratusan Karyawan Tak Lama Setelah Meluncurkan R2
Dana tersebut mendukung optimalisasi infrastruktur elektrolit cair dan pengembangan paten keamanan.
Peningkatan keamanan ini sejalan dengan kebijakan nasional yang mewajibkan sistem pencegahan kebakaran pada kendaraan listrik.
CATL sebelumnya menyatakan bahwa adopsi massal baterai solid-state masih terhambat hingga volume produksi mencapai 1 juta kendaraan.
>>> Harga BBM Naik 27%, Namun Rekor Baru Pengendara AS Diprediksi Saat 4 Juli
Dengan paten baru ini, CATL memperkuat ketahanan baterai generasi mendatang sambil memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan nasional.
