otomotif1.com

Mitsubishi eK Cross EV Facelift: Mobil Listrik Kei yang Bisa Jadi Generator

Mitsubishi eK Cross EV facelift tampak depan dengan desain baru
Mitsubishi eK Cross EV facelift tampak depan dengan desain baru

Mitsubishi perbarui eK Cross EV di Jepang dengan desain lebih bersih, fitur power outlet 1.500 watt, dan harga mulai Rp 190 jutaan setelah subsidi.

Ukuran teks

Mitsubishi meluncurkan penyegaran mid-cycle untuk mobil listrik kei eK Cross EV di Jepang. Model ini hadir setelah Nissan Sakura EV menerima perlakuan serupa.

Perubahan paling mencolok ada di bagian depan.

Grille Dynamic Shield yang menjadi ciri khas sebelumnya digantikan oleh bumper baru dengan lebih banyak trim sewarna bodi.

Mitsubishi tetap mempertahankan desain split headlight, namun kini dipadukan dengan light bar tipis di area grille. Bukaan udara di bagian bawah juga dibuat lebih kecil.

Hasilnya, tampilan depan terlihat lebih bersih dan ramah. Selain itu, desain ini juga mempertegas perbedaan antara eK Cross EV dengan versi bermesin bensin.

Dari samping, profil mobil masih familiar. Namun, Mitsubishi menghilangkan cladding plastik pada lengkungan roda dan side skirt.

Pilihan warna kini bertambah menjadi sebelas, termasuk lima warna two-tone baru dan dua warna solid baru.

Fitur Power Outlet 1.500 Watt

Di dalam kabin, terdapat stopkontak AC 100V baru di bagian bawah dasbor. Stopkontak ini mampu menyuplai daya hingga 1.500 watt.

Fitur tersebut memungkinkan mobil listrik ini berfungsi sebagai power bank portabel saat berkemah. Mobil juga bisa dijadikan generator cadangan saat listrik rumah padam.

Untuk varian tertinggi P, tersedia dua port USB-C dan satu port USB-A. Fitur setir berpemanas dan kursi depan berpemanas kini menjadi standar pada varian menengah G.

Dari sisi keselamatan, sistem Rear Seat Alert menjadi fitur standar di semua varian.

Spesifikasi mesin listrik masih sama, menghasilkan 63 hp (47 kW) dan torsi 195 Nm. Baterai lithium-ion 20 kWh memberikan jarak tempuh WLTC 180 km, cukup untuk perjalanan perkotaan.

Pemesanan eK Cross EV facelift sudah dibuka di Jepang. Pengiriman pertama dijadwalkan bulan ini.

Harga mulai ¥2.446.400 (sekitar Rp 254 juta) untuk varian dasar G Business Package. Varian tertinggi P dibanderol ¥3.214.200 (sekitar Rp 334 juta).

Setelah dikurangi subsidi EV di Jepang, harga masuk turun menjadi ¥1.872.400 (sekitar Rp 195 juta atau setara $11.700).

Selain Nissan Sakura EV, pesaing utama eK Cross EV adalah Honda N-One e:. BYD Racco yang akan datang juga disebut sebagai ancaman besar.

Di luar eK Cross EV, lini kei Mitsubishi mencakup eK Cross bensin, eK Wagon, eK Space, dan Delica Mini.

Update Terbaru

Lihat semua