Scott Keith Pryor, pemilik The Good Car Dealer di Salt Lake City, menghadapi 15 dakwaan pemalsuan dokumen kendaraan yang rusak akibat hujan es.
Seorang dealer mobil bekas di Utah diduga memalsukan tanda tangan, stempel notaris, dan dokumen untuk menjual mobil rusak akibat hujan es seolah-olah memiliki surat bersih.
Scott Keith Pryor, pemilik The Good Car Dealer di Salt Lake City, kini menghadapi 15 dakwaan kejahatan terkait pemalsuan dokumen kepemilikan kendaraan.
>>> JLR Berencana Bangun Defender Berbasis Stellantis di Amerika
Menurut penyelidik, Pryor menggunakan dokumen palsu untuk mendapatkan sertifikat kepemilikan Wyoming.
Salah satu aplikasi bahkan diduga berisi tanda tangan seorang wanita yang meninggal beberapa minggu sebelum badai es terjadi.
Kasus ini terungkap setelah polisi melihat aplikasi duplikat untuk kendaraan yang rusak dalam badai es besar pada Agustus tahun lalu.
Kendaraan itu dibeli melalui lelang Copart setelah perusahaan asuransi mengambil alih.
>>> Penerus GT40 Ini Tinggalkan Ford, Pakai Basis Audi R8
Pryor membeli total 292 kendaraan senilai hampir $2 juta di lelang, namun 15 di antaranya menjadi pusat kasus ini.
Ia diduga mengajukan aplikasi duplikat dengan klaim bahwa sertifikat asli hilang.
Beberapa notaris kemudian mengatakan kepada penyelidik bahwa tanda tangan dan stempel pada dokumen bukan milik mereka. Sementara itu, sejumlah pemilik kendaraan dilaporkan menyangkal menandatangani dokumen apa pun.
Skema Pencucian Sertifikat
Penyelidik menduga Pryor menggunakan skema ini untuk menjual kendaraan rusak seolah-olah memiliki sertifikat bersih non-salvage. Hal ini merugikan pembeli yang tidak menyadari kondisi asli kendaraan.
