otomotif1.com

Lexus IS 500: V8 Sport Sedan Terakhir yang Menggabungkan Performa dan Ketangguhan

Lexus IS 500: V8 Sport Sedan Terakhir yang Menggabungkan Performa dan Ketangguhan
Render Bovensiepen 05 GT versi sedan berwarna biru

Lexus IS 500 menjadi satu-satunya sport sedan V8 naturally aspirated yang masih baru. Dengan keandalan legendaris dan karakter berkendara murni, mobil ini menawarkan alternatif bagi yang lelah dengan biaya perawatan mobil Jerman.

Ukuran teks

Dalam setahun ke depan, tidak akan ada lagi sport sedan V8 naturally aspirated yang bisa dibeli baru.

Segmen yang dulu identik dengan delapan silinder kini didominasi mesin turbo, hybrid, bahkan empat silinder. Namun, satu sedan masih bertahan: Lexus IS 500.

>>> Yamaha Tracer 9 2026: Sport Tourer Serbaguna dengan Harga $12.599

Mobil ini menggabungkan V8 lawas dengan keandalan yang langka di kelasnya. Lexus sudah menghentikan produksinya untuk model 2026, sehingga stok yang ada sekarang adalah yang terakhir.

V8 di Tengah Dunia Turbo

Sementara BMW M3 menggunakan twin-turbo six, Mercedes-AMG C63 hybrid empat silinder, dan Audi RS5 hybrid V6, Lexus IS 500 tetap setia pada 5.0-liter V8 naturally aspirated.

Tidak ada turbo, tidak ada baterai, tidak ada kompromi.

Mesin 2UR-GSE ini menghasilkan 472 hp pada 7.100 rpm dan torsi 395 lb-ft pada 4.800 rpm.

Tenaga puncak hampir menyentuh redline, yang berarti pengemudi harus bekerja untuk mendapatkannya—dan itulah yang membuatnya istimewa. Respons throttle langsung tanpa jeda turbo.

Akselerasi 0-60 mph tercatat 4,4 detik (versi pabrik) atau 4,3 detik (uji Car and Driver).

Transmisi otomatis delapan percepatan memang terasa lambat saat paddle shift, namun bisa diakali. Konsumsi BBM 17 mpg kota dan 25 mpg jalan raya.

>>> 6 Motor Cruiser Parallel-Twin yang Paling Awet Dimiliki

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua