Hyundai menarik lebih dari 421.000 unit Tucson dan Santa Cruz di AS karena sistem pengereman darurat otomatis aktif tanpa hambatan. Perbaikan berupa update software gratis.
Hyundai menarik lebih dari 421.000 kendaraan di Amerika Serikat karena sistem pengereman darurat otomatis (AEB) dapat aktif tanpa adanya hambatan nyata di jalan.
Kondisi ini dikenal sebagai phantom braking.
>>> Toyota Corolla Hybrid 2026: Sedan Hibrida yang Bikin Biaya BBM Terasa Tak Relevan
Ketika sistem menyala secara tiba-tiba, kendaraan bisa melambat atau berhenti mendadak. Hal ini meningkatkan risiko tabrakan dari belakang oleh kendaraan di belakangnya.
Model yang Terkena Recall
Recall ini mencakup dua model Hyundai: SUV Tucson dan pikap Santa Cruz. Keduanya berbagi platform dan perangkat sensor depan yang sama, sehingga cacat perangkat lunak memengaruhi keduanya.
Menurut filing NHTSA, jumlah kendaraan yang terdampak sekitar 421.000 unit di AS. Model yang termasuk adalah Tucson dan Santa Cruz dari tahun produksi terbaru.
Pemilik dapat memeriksa apakah kendaraannya terkena recall melalui database NHTSA di nhtsa. gov/recalls dengan memasukkan 17-digit VIN.
Alternatifnya, gunakan portal pemilik Hyundai di hyundaiusa. com.
Penyebab Phantom Braking
Penyebab utamanya adalah bug perangkat lunak dalam logika pemrosesan sistem AEB.
>>> 2026 Toyota Corolla Cross Hybrid: SUV AWD Murah yang Bikin RAV4 Terlihat Mahal
Dalam kondisi tertentu, sensor dapat salah membaca lingkungan dan menginterpretasikan bahaya yang tidak ada sebagai tabrakan yang akan terjadi.
AEB kemudian memerintahkan pengereman, kadang cukup keras, meskipun jalan di depan kosong.
