Porsche Taycan bekas tiga tahun kini dijual sekitar $50.000, separuh dari harga barunya. Depresiasi tajam ini kontras dengan Porsche 911 yang justru mempertahankan nilai.
Harga barunya mencapai $103.900.
Autoblog menyebut nilai sisa Taycan bisa turun ke 40 persen setelah lima tahun. Ini mengejutkan untuk Porsche.
Penyebabnya adalah perkembangan EV yang cepat dan ketidakpastian soal kesehatan baterai jangka panjang.
Pasar tidak hanya menilai Taycan berdasarkan kondisinya saat ini, tetapi juga ketakutan pembeli akan masa depannya.
Biaya penggantian baterai, perbaikan di luar garansi, dan kecepatan inovasi EV membuat mobil berusia tiga tahun terasa lebih tua.
>>> Morgan Midsummer Coupe: Atap Tetap dengan Bingkai Kayu dan Mesin BMW
Insentif pembelian baru juga menekan harga bekas.
Diskon dan subsidi untuk Taycan baru membuat mobil bekas harus bersaing dengan harga yang lebih rendah, memperparah depresiasi bagi pemilik lama.
Untuk pembeli kedua, depresiasi ini menjadi peluang. Taycan bekas seharga $50.000 bersaing dengan sedan mewah kelas menengah, BMW M bekas, atau crossover.
Mobil ini tetap Porsche dengan posisi berkendara rendah, setir tajam, kabin mewah, dan akselerasi instan.
Kerugian terbesar dialami pemilik Taycan Turbo dan Turbo S. Jalopnik mencatat kerugian bisa mencapai $90.000 hingga $110.000 dalam empat tahun.
Mobil dengan harga baru di atas $180.000 kehilangan nilai sangat cepat karena opsi mahal tidak dihargai pasar bekas.
Depresiasi Taycan bukan karena mobil ini jelek. Ini adalah ketakutan pasar terhadap teknologi EV yang bergerak cepat.
>>> Jaguar Type 01 Resmi Debut di New York Oktober 2026
Sementara 911 dilindungi oleh mesin flat-six dan transmisi manual yang tidak menjadi usang, Taycan hidup di dunia di mana usia teknologi sama pentingnya dengan jarak tempuh.
