Speed Academy mengumumkan proyek Lexus GS 430 yang dimodifikasi untuk menantang sedan sport Jerman seperti BMW M5 dan Mercedes-AMG. Mesin 3UZ-FE V8 menjadi andalan.
Speed Academy, kanal build asal Kanada yang dijalankan Peter Tarach dan Dave Pratte, resmi mengumumkan proyek terbarunya: Lexus GS 430 yang dibangun khusus untuk mengalahkan sedan sport Jerman.
Pengumuman pada 24 Juni 2026 ini memposisikan sedan mewah Jepang pertengahan 2000-an sebagai ancaman kredibel bagi hierarki performa yang sudah mapan.
>>> Subaru Daftarkan Merek Impreza TX, Isyarat Turbo dan Manual?
Mengapa Mesin 3UZ-FE Jadi Pilihan Tepat
Mesin 4,3 liter 3UZ-FE adalah salah satu mahakarya Toyota yang dibangun dengan spesifikasi berlebih.
Bagian bawah mesin menjadi nilai jual utama: komponen internal tempa, blok kokoh, dan setelan pabrik konservatif yang menyisakan banyak ruang untuk peningkatan.
Toyota memberi peringkat mesin ini dengan tenaga 290 tenaga kuda di GS 430, angka yang oleh tuner serius dianggap sebagai lantai, bukan langit-langit.
Rotating assembly tidak perlu dibangun ulang sebelum menambahkan boost karena sudah dirancang untuk tenaga lebih. Arsitektur mesin ini terbukti reseptif terhadap pengaturan supercharger dan turbocharger di komunitas tuning.
Target: Mengalahkan BMW M5 dan Mercedes-AMG
Speed Academy menargetkan sedan sport Jerman seperti BMW M5 dan M3, Mercedes-AMG E63 dan C63, serta Audi RS6 dan RS4 dari era GS 430 dan setelahnya.
>>> Nissan GT-R: Mobil Sport AWD dengan Sensasi Eksotis
Untuk menang, GS 430 tidak hanya membutuhkan tenaga puncak, tetapi juga kompetitif di sirkuit atau lintasan lurus. Artinya, build harus mencakup suspensi, pengereman, dan manajemen bobot.
