Seorang veteran Angkatan Laut di Texas menggugat kompleks apartemennya sebesar Rp4 miliar setelah Aston Martin DB9 miliknya dicuri saat ditinggal menyala.
Seorang wanita di Texas menuntut ganti rugi setidaknya $250.000 atau sekitar Rp4 miliar terkait pencurian Aston Martin miliknya.
Gugatan ini menimbulkan pertanyaan rumit tentang siapa yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
>>> Ducati Hypermotard 698: Supermoto Harian yang Luar Biasa
Menurut laporan KTRK, peristiwa terjadi setelah tengah malam di kompleks apartemen Soneto on Western di kawasan Katy dekat Houston.
Pemilik mobil, seorang veteran Angkatan Laut yang diidentifikasi dengan nama belakang Shares, mengaku biasa parkir di jalur pemadam kebakaran.
Ia meninggalkan Aston Martin DB9 dalam kondisi menyala saat mengantar putrinya yang berusia enam tahun ke dalam apartemen.
Mobil yang dibelinya sendiri untuk ulang tahun ke-21 itu baru menempuh kurang dari 30.000 mil dan dalam kondisi prima.
>>> Dua Bos BMW M Sepakat: Mobil Impian Mereka Adalah M1 Modern
Saat kembali, mobil sudah melaju pergi. Alih-alih menelepon polisi, Shares mengejar dan berhasil menemukan pelaku yang menunggu gerbang apartemen terbuka.
Ia melompat melalui jendela pengemudi dan terlibat perkelahian dengan pencuri. Tak lama kemudian, mobil menabrak trotoar, berhenti, dan pelaku melarikan diri.
Polisi tidak menemukan sidik jari atau bukti DNA yang dapat digunakan.
Gugatan ke Pengelola Apartemen
Shares kini menggugat kompleks apartemen dan perusahaan pengelola, Embrey Management Services, dengan tuntutan minimal $250.000.
Pengacaranya, Spencer Welch, menyatakan bahwa pengelola seharusnya mengantisipasi kejahatan mengingat tingginya aktivitas kriminal di area tersebut dan gerbang yang tidak berfungsi dengan baik.
