BMW X5 xDrive50e 2026 menawarkan jangkauan listrik murni hingga 56 mil, melebihi rata-rata perjalanan harian orang Amerika. Dengan mesin B58 dan baterai 25,7 kWh, SUV ini efisien dan bertenaga.
Plug-in hybrid electric vehicles (PHEV) sering disebut sebagai solusi terbaik dari dua dunia, namun jika tidak digunakan dengan benar, bisa menjadi yang terburuk.
Kuncinya adalah mengisi daya secara rutin.
Jika digunakan sebagaimana mestinya, PHEV menjadi dua mobil dalam satu: EV untuk perjalanan sehari-hari dan hybrid efisien untuk perjalanan jauh.
Dengan teknologi terkini, beberapa PHEV memiliki jangkauan listrik murni yang mencukupi kebutuhan rata-rata pengemudi Amerika.
Dengan mengisi daya setiap malam, Anda tidak hanya berkendara dalam keheningan, tetapi juga menghemat bahan bakar. Biaya pengisian daya di rumah jauh lebih murah dibandingkan mengisi bensin.
Mengapa PHEV Efektif untuk Keseharian
Rata-rata orang Amerika mengemudi kurang dari 40 mil per hari, menurut Consumer Reports.
Jika Anda termasuk dalam kategori ini, PHEV dengan jangkauan listrik murni yang memadai bisa menjadi pilihan tepat, dengan tambahan stasiun bensin untuk perjalanan jauh.
Biaya pengisian daya di rumah hanya $0,18/kWh atau $0,05 per mil, menurut Qmerit.
Untuk pengisian Level 2 AC, biayanya sedikit lebih tinggi yaitu $0,25/kWh. Dengan memanfaatkan baterai PHEV secara optimal, Anda bisa meninggalkan tangki bensin selama berbulan-bulan.
Perbandingan biaya energi per tahun:
- Bensin: ~540 galon, $3,99/galon, ~$2.154
- Diesel: ~450 galon, $5,13/galon, ~$2.308
- AC Level 2: ~3.854 kWh, $0,25/kWh, ~$964
- DC Fast Charging: ~3.854 kWh, $0,53/kWh, ~$2.043
