BYD Seal mulai uji coba sistem mengemudi Horizon Super Drive 2.0. Langkah ini bagian dari strategi BYD mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal seperti Nvidia.
BYD Seal, sedan listrik andalan BYD, mulai menjalani uji coba sistem mengemudi terbaru. Pengujian dilakukan setelah inspeksi kendaraan bersama antara BYD dan Horizon Robotics.
Ketua BYD Wang Chuanfu dan CEO Horizon Robotics Yu Kai turut serta dalam uji coba perangkat lunak mengemudi tersebut.
>>> Toyota Origin Langka Dijual Rp 670 Juta, Tampang Retro Mesin 2JZ
Hal ini dikonfirmasi oleh laporan IT Home.
Integrasi Horizon Super Drive 2.0
Uji coba berfokus pada penerapan sistem Horizon Super Drive 2.0 yang belum dirilis ke dalam arsitektur kendaraan.
Teknisi saat ini mengonfigurasi jalur komunikasi lokal untuk menghubungkan input kamera langsung ke modul kontrol domain pusat.
Integrasi perangkat keras ini bertujuan mengoptimalkan kinerja sebelum diperkenalkannya node komputasi internal generasi berikutnya.
>>> CATL Gandeng Xiaomi dan BMW untuk Standarisasi Baterai Global
BYD sebelumnya memperkenalkan prosesor Xuanji A3 buatan sendiri dengan performa 700 TOPS. Prosesor ini diprediksi akan menggantikan pasokan dari pemasok pihak ketiga.
Namun, verifikasi untuk perangkat keras internal memerlukan waktu lebih lama. Integrasi produksi Xuanji A3 dijadwalkan debut pada kendaraan premium Denza pada tahun 2027.
Hal ini membuka peluang bagi pemasok silikon independen untuk mendukung lini produksi volume tinggi.
Penggunaan prosesor eksternal mengurangi biaya produksi kendaraan sebesar 1.500 yuan hingga 4.000 yuan per unit. Penghematan ini mendukung skalabilitas sistem mengemudi pintar di kelas entry-level.
