China mencatat rekor ekspor kendaraan 1,037 juta unit pada Juni 2026, dengan NEV menyumbang lebih dari 50% untuk pertama kalinya.
China mencatat rekor baru dalam ekspor kendaraan bulanan.
Pada Juni 2026, ekspor kendaraan China mencapai 1,037 juta unit, pertama kalinya menembus angka 1 juta unit dalam sebulan.
>>> Nio ES8 Hadirkan Varian Lima Kursi, BaaS Mulai Rp 274,4 Juta
Angka tersebut naik 11,6% dibandingkan bulan sebelumnya dan melonjak 75,1% secara tahunan, menurut data terbaru dari China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) yang dirilis pada 9 Juli 2026.
Kinerja Ekspor Semester I 2026
Pada paruh pertama 2026, total ekspor kendaraan China mencapai 5,096 juta unit, tumbuh 65,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Capaian ini jauh melampaui ekspektasi industri.
Pada awal tahun, CAAM memproyeksikan total ekspor 2026 hanya mencapai 7,4 juta unit, dengan pertumbuhan konservatif 4,3%.
Asosiasi mencatat bahwa meskipun pasar domestik menghadapi tekanan signifikan dengan penurunan penjualan dua digit, sektor ekspor menjadi pilar stabil bagi industri.
Momentum ekspor terus meningkat.
>>> Peugeot E-5008 Dog Edition: Konsep SUV Ramah Anjing dengan Fitur Pencari Hewan
Setelah China menjadi eksportir mobil terbesar dunia mengalahkan Jerman dan Jepang, volume ekspor tahunan tumbuh dari 4,91 juta unit pada 2023 menjadi 7,1 juta unit pada 2025.
Pada 2026, pertumbuhan bulanan kembali menguat, dari 45% pada Januari menjadi 75% pada Juni.
NEV Mendominasi Ekspor
Perubahan struktural signifikan terjadi pada Juni. Ekspor kendaraan energi baru (NEV) mencapai 523.000 unit, meningkat 1,6 kali lipat secara tahunan.
